Lippo Plaza Tanam Investasi Untuk Bangun MDS

Big Banner

Lippo Plaza menanam investasi sebesar Rp500 miliar untuk membangun Matahari Department Store (MDS) Kupang di atas lahan eks Arena Promosi Kerajinan Rakyat Nusa Tenggara Timur, seluas sekitar 6,6 hektare.

“MDS Kupang sudah selesai dikerjakan, dan hari ini sudah mulai beroperasi,” kata Direktur Lippo Plaza, Debora Rosanti kepada wartawan di Kupang, Kamis, sebelum seremoni pengresmian MDS Kupang oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

Ia mengatakan MDS Kupang menampung sekitar 1.000 tenaga kerja, yang 90 persen di antaranya adalah putra-putri NTT.

“Ini kebijakan khusus dari manajemen Lippo Plaza untuk membantu pemerintah daerah dalam upaya mengatasi masalah pengangguran di NTT,” katanya menambahkan.

Debora Rosanti mengatakan manajemen Lippo Plaza sedang menjajaki sejumlah pengrajin tenun ikat daerah ini agar bisa bergabung dan menggunakan sejumlah gerai di MDS Kupang untuk menjual hasil produksinya.

“Kerja sama sedang kita bangun. Banyak hasil karya dan tenun ikat daerah ini yang sudah sangat layak dijual di plaza ini,” katanya.

Lippo Group pimpinan James Riyadi itu, memberi perhatian yang cukup serius terjadap pembangunan di wilayah NTT, khususnya di Kupang sebagai ibu kota provinsi berbasis kepulauan ini.

Di sektor pendidikan, Lippo Group telah membangun sebuah lembaga pendidikan setara SMP dan akan membangun lagi lembaga pendidikan serupa untuk tingkat SMA/SMK.

Di sektor kesehatan, sudah dibangun sebuah rumah sakit bertaraf internasional bernama RS Siloam di kompleks Lippo Plaza Kupang, untuk melayani juga pasien pemegang karti BPJS.

Direktur MDS Andre Rumantir mengatakan gerai MDS Kupang merupakan yang ke-134 di seluruh Indonesia.

Kupang menjadi pilihan Lippo Group untuk melakukan investasi, karena memiliki karakter sebagai kota jasa dan perdagangan serta berada di posisi silang dua negara tetangga, Timor Leste dan Australia.

“Kami optimistis, ekonomi masyarakat di daerah ini perlahan-lahan akan terus berkembang untuk meningkatkan taraf hidup kesejahteraan,” demikian Andre Rumantir.

Produk UKM Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya saat meresmikan beroperasinya MDS Kupang, meminta manajemen Lippo Plaza dapat menampung produk usaha kecil menengah (UKM) daerah ini untuk dipasarkan.

“Ini penting sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan para pengrajin dalam kelompok UKM tersebut,” katanya dan menambahkan setiap produk dan karya seni serta budaya hasil kerajinan UKM, mestinya diberi tempat khusus dalam sistem perdagangan modern.

Pusat perbelanjaan modern seperti MDS Kupang yang dikelola manajemen Lippo Plaza ini, tambahnya, tidak hanya sekadar memberi ruang pemasaran bagi para pengrajin, tetapi lebih dari itu harus memberikan pendampingan serta menjadi bapak angkat bagi pengrajin UKM.

“Pendampingan ini penting, agar hasil kerja para pengrajin dari kelompok UKM tersebut, bisa mencapai standar baku sesuai standar pasar modern,” kata Lebu Raya.

Ia memuji Lippo Group yang memberanikan diri untuk melakukan investasi di NTT, sebagai bagian dari misi penyelamatan untuk menekan tingkat pengangguran di daerah ini bersama-sama dengan pemerintah.

“Saya berharap Lippo Group tidak berhenti melakukan investasi di Kota Kupang saja. Masih ada daerah lain di NTT yang butuh investasi dari Lippo Group,” demikian Gubernur Frans Lebu Raya.(ant/vaa)

ciputraentrepreneurship.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me