KAA & WEF Diharapkan Jadi Vitamin bagi Pasar Properti RI :: Okezone Economy

Big Banner

JAKARTA – Saat ini, di Jakarta tengah diselenggarakan event berskala internasional yakni Konfrensi Asia Afrika (KAA) dan World Economic Forum (WEF). Dalam ajang ini tidak hanya menghadirkan para kepala negara, tetapi juga para investor dan CEO dari berbagai belahan dunia.

Head of Research and Advisory Cushman&Wakefield Arief Rahardjo mengatakan, dengan diselenggarakannya acara ini dapat memberi angin segar bagi pasar properti di Indonesia. Seperti diketahui, pasar properti Indonesia tengah mengalami fase perlambatan di awal tahun akibat depresiasi nilai Rupiah.

“KAA bikin pasar hotel menjadi naik pastinya. Jadi diharapkan ke depan pasar properti Indonesia bisa berkembang. Semacam vitaminlah,” kata dia pada Okezone di Jakarta, Selasa (21/4/2015).

Menurutnya, Indonesia saat ini masih dianggap sebagai salah satu negara yang berpotensi bagi para investor. Harga propertinya yang masih murah dan jumlah penduduknya yang besar, adalah alasan mengapa Indonesia tetap menjadi incaran.

“Seperti kita tahu Singapura apa-apa semua sudah mahal ya, seperi harga tanahnya. Kalau kita di Indonesia masih cukup murah. Terus juga penduduk Indonesia jumlahnya banyak,” ujarnya.

 

Saat ini, kata dia, ada beragam sektor properti yang dimasuki oleh investor asing di Jakarta. Di antaranya perkantoran, kondominium, dan apartemen. Investor asing tersebut kebanyakan berasal dari Eropa, Jepang, Korea dan China.

“Investor asing banyak yang bangun properti perkantoran di Jakarta. Selain itu mereka juga banyak menjual apartemen yang dilalui jalur MRT. Sementara untuk ritel kalau di Jakarta mereka tidak bermain di sana, karena memang ada moratorium. Mungkin lebih ke pinggiran Jakarta. Tapi untuk data berapa investor asing yang menanamkan uangnya di Indonesia tidak bisa dipublikasikan. Berbeda dengan Singapura, mereka lebih terbuka,” kata dia.

(mfa)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me