Pertengahan November, Apartemen Perdana Brewin Mesa Dibangun

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan pengembang asal Singapura, Brewin Mesa mulai bersiap membangun proyek pedana apartemen bernama The Lana di Alam Sutera, Tangerang Selatan. Prosesi akan ditandai dengan ...

  • propertidata
  • 2016.10.05
  • 722

    view

  • Pertengahan November, Apartemen Perdana Brewin Mesa Dibangun

    Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan pengembang asal Singapura, Brewin Mesa mulai bersiap membangun proyek pedana apartemen bernama The Lana di Alam Sutera, Tangerang Selatan. Prosesi akan ditandai dengan pemancangan tiang perdana pada pertengahan November 2016 ini.

    Presiden Direktur PT Brewin Mesa Sutera Bill Cheng mengatakan usai pemancangan tiang perdana, perusahaan baru akan memasarkan apartemen yang terdiri dari dua menara di atas lahan 85.000 meter persegi (m2) tersebut. The Lana diproyeksi menelan nilai investasi sebesar Rp1,3 triliun.

    Bill Cheng mengatakan setiap menara apartemen akan merangkum 496 unit dengan ketinggian 38 lantai dan mengusung konsep hunian yang ramah lingkungan dengan sejumlah fasilitas premium.

    "Kami menggandeng arsitek yang masuk dalam 10 besar terbaik di dunia yakni Aedas dalam mengkonsep hunian vertikal dengan lingkungan hijau yang privat untuk memberikan ketenangan dan relaksasi. Mereka memilih undak-undakan padi di Bali sebagai inspirai dalam merancang The Lana," katanya di Jakarta, Selasa (4/10).

    Bill Cheng mengatakan perusahaan menawarkan empat tipe hunian yakni satu kamar tidur, dua kamar tidur, tiga kamar tidur, dan tiga tambah satu kamar tidur dengan luasan mulai dari 58 m2. Harga yang ditawarkan untuk setiap unit mulai dari Rp1,5 miliar.

    The Lana, kata Bill Cheng, diharapkan sebagai pilihan hunian bagi keluarga baru, anak-anak, dan orang tua. Perusahaan juga menargetkan pembeli sebagai penghuni pertama sebesar 70% dan sisanya untuk investor.

    Bill Cheng menilai The Lana akan dirancang semaksimal mungkin sebagai rumah idaman dengan beragam fitur di dalamnya. Salah satu fitur unggulan yakni, Thinking Box atau taman bermain dengan desain seperti sangkar burung di antara pepohonan.

    "Jadi setiap orang tua yang pergi bekerja tidak akan khawatir meninggalkan anaknya di rumah sendiri, meski The Lana memiliki lokasi strategis dengan sejumlah pusat perbelanjaan disekitarnya tetapi bermain di rumah dengan area yang kami sediakan akan jadi pilihan yang lebih menyenangkan," katanya.

    Sementara itu, General Manager of Sales and Marketing PT Brewin Mesa Sutera Stevie Faverius Jaya mengatakan perusahaan akan memberlakukan pembayaran menarik dengan skema progresif bagi konsumen The Lana.

    Stevie mengatakan pembayaran progresif ini akan dilakukan secara bertahap sesuai pembangunan struktur fisik apartemen. Dia mencontohkan, calon konsumen dapat memulai pembayaran saat pondasi dibangun dan menyelesaikan saat penutupan atap.

    "Pembayaran ini dilakukan untuk menunjukkan komitmen pengembang dan memberi kepercayaan pada konsumen terhadap Brewin. Skema ini sudah biasa di lakukan pengembang Singapura tetapi di Indonesia sepertinya belum ada," katanya.

    Stevie mengatakan di Singapura misalnya untuk tahap pertama, konsumen hanya bayar 10%, kemudian, konsumen baru membayar 15% lagi pada saat pembangunan memasuki tahap pondasi. Lalu saat pembangunan konstruksi memasuki tahap unit milik konsumen itu dibangun, maka akan dikenai 15% tambahan.

    "Di sini nanti  kita tidak memaksa misalnya sampai 20% kemudian meminta konsumen membayar. Kita akan beri penilaian dan progres setiap saat, sebenernya sudah sampai berapa. Paling tidak satu bulan setelahnya baru konsumen bayar," katanya.

    properti.bisnis.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci