PP Properti Cari Dana Rp1,5 Triliun Untuk Kembangkan Proyek

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – PT PP Properti, anak perusahaan PT PP (persero) Tbk, tengah giat mengembangkan proyek-proyek property di kawasan Jabodetabek dan Surabaya. Sebagian besar proyek komersial mencakup superblok dan apartemen. Pembangunannya memerlukan dukungan pembiayaan cukup besar. Untuk mendapatkan dana murah PP Properti akan melepaskan saham perdana ke publik atau initial public offering (IPO). Menurut Direktur Utama PP Properti Galih Prahananto, perseroan akan menawarkan 4,91 miliar lembar saham atau sekitar 34,98 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Grand Kamala Lagoon

Grand Kamala Lagoon

“Harga yang kami tawarkan Rp185-Rp320 per lembar saham, kami menargetkan dana dari publik sebesar Rp908,7 miliar-Rp1,5 triliun yang akan kami gunakan untuk mendukung rencana investasi maupun ekspansi kami di tahun ini,” ujarnya saat paparan publik di Jakarta, Rabu (22/4).

Dana yang diperoleh dari IPO ini sebagian akan digunakan untuk pelunasan pinjaman kepada induk perusahaan (PT PP) sebesar 10 persen dan bagian terbesarnya akan digunakan untuk modal kerja dalam proses pengembangan berbagai proyek yang sedang berjalan.

“Konsentrasinya untuk mengerjakan proyek-proyek mixed use maupun CBD kami, yaitu Grand Kamala Lagoon Bekasi, Grand Sungkono Lagoon dan The North East Square di Surabaya, Payon Amartha Semarang, Gunung Putri Bogor, dan The Ayoma Apartment Serpong, selain proyek komersial dan hospitality juga rencana investasi lainnya,” lanjutnya.

Sebagai penjamin pelaksana emisi efek telah ditunjuk PT Bahana Securities, PT CIMB Securities Indonesia, PT CLSA Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ditargetkan akan didapat pada 8 Mei 2015 dengan masa penawaran umum 11-13 Mei 2015. Dengan begitu pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) atau listing ditargetkan pada 19 Mei 2015.

housing-estate.com