Tim Sidang Pemugaran Resmi Tolak Penambahan "Ramp" Stadion Utama GBK

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Sidang Pemugaran (TSP) DKI Jakarta resmi menolak penambahan ramp-ramp atau akses jalan landai bagi penonton untuk menuju lantai atas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).Penolakan ...

  • propertidata
  • 2016.10.05
  • 307

    view

  • Tim Sidang Pemugaran Resmi Tolak Penambahan "Ramp" Stadion Utama GBK

    JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Sidang Pemugaran (TSP) DKI Jakarta resmi menolak penambahan ramp-ramp atau akses jalan landai bagi penonton untuk menuju lantai atas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

    Penolakan itu dilakukan karena dianggap tidak sesuai dengan Undang Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

    Di dalam pasal 83 ayat 1 UU tersebut dituliskan bahwa ciri asli atau muka bangunan cagar budaya haruslah dipertahankan walaupun diadakan adaptasi guna memenuhi kebutuhan masa kini.

    TSP DKI Jakarta kemudian menilai bahwa keberadaan ramp-ramp tersebut justru akan mengubah wajah SUGBK yang membentuk lingkaran 360 derajat.

    "Kita ini punya UU dan harus patuhi itu. Pemasangan ramp tambahan tidak bisa disetujui, tidak ada gunanya. Ramp di luar stadion itu melanggar undang undang," kata Wakil Ketua TSP DKI Jakarta Budi Sukada, dalam sidang renovasi SUGBK di Balai Kota Jakarta, Rabu (5/10/2016).

    Dokumentasi Kompas.com Perbandingan potongan eksisting dan rencana "ramp" pada Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan.

    Perubahan muka wajah SUGBK akibat ramp-ramp tambahan sudah dibuktikan oleh TSP DKI Jakarta melalui simulasi langsung dengan mendatangi SUGBK setelah Satgas Infrastruktur Asian Games 2018 datang dan menyerahkan permohonan izin untuk memodifikasi SUGBK pada pekan lalu.

    Adapun wacana penambahan ramp ini bertujuan untuk memudahkan evakuasi ketika terjadi bencana seperti kebakaran, gempa, dan sebagainya.

    Namun, Ketua TSP DKI Jakarta Bambang Eryudhawan dalam kesempatan terpisah menyatakan hal itu justru tidak efektif ketika evakuasi kebakaran.

    "Karena justru mempersulit penyelamatan saat evakuasi kebakaran akibat jarak tempuhnya terlalu lama dan panjang ramp-nya," tukasnya.

    properti.kompas.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci