OJK Ajukan Rencana Pelonggaran LTV ke BI

Big Banner

Rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membahas pelonggaran aturan uang muka pembelian rumah dengan cara kredit Loan To Value (LTV) dengan Bank Indonesia (BI) disambut positif oleh para pengembang properti. 

Alasannya, aturan LTV selama ini telah menurunkan penjualan properti karena memperketat kredit pemilikan rumah (KPR) dan menyulitkan masyarakat terutama yang membutuhkan rumah. Seperti diketahui, LTV membatasi uang muka kredit rumah maksimal 30 persen dari harga jual rumah sejak 2013.  

“Kita dalam proses mengajukan ke Bank Indonesia (BI) supaya LTV diubah karena sekarang semua ekonomi melambat, kalau kita diam saja ini akan turun terus dan terjadi pertumbuhan negatif,” ujar Mulya Siregar, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK, seperti informasi yang diterima Rumahku.com.  

Sementara itu, Tulus Santoso, Corporate Secretary Ciputra Development mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik rencana rencana perubahan pada aturan LTV karena dapat meningkatkan pertumbuhan penjualan propertinya. 

“Jika kebijakan LTV ini dilonggarkan dengan angka seperti sebelumnya, maka kami harapkan penjualan bisa naik sebesar 15 persen dibanding penjualan tahun kemarin asal pelonggaran LTV juga disertai dengan likuiditas perbankan yang baik,” pungkas Tulus Santoso.

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me