Menakar Kinerja Grup Lippo Karawaci, Per Semester 1 2016

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Oktober 2016 menurunkan liputan tentang kinerja 50 pengembang properti. Disebutkan MPI Selama lebih dari satu dekade perusahaan pengembang yang tergabung dalam imperium ...

  • propertidata
  • 2016.10.05
  • 196

    view

  • Menakar Kinerja Grup Lippo Karawaci, Per Semester 1 2016

    Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Oktober 2016 menurunkan liputan tentang kinerja 50 pengembang properti. Disebutkan MPI Selama lebih dari satu dekade perusahaan pengembang yang tergabung dalam imperium bisnis milik Mochtar Riady ini sukses mempertahankan performa bisnisnya di Industri properti.

    Konsep pembangunan yang kuat, lokasi yang tepat, varian proyek yang multi, serta inovasi pemasaran yang handal membuat perusahaan pengembang ini sukses bertahan di posisi puncak dengan raihan pendapatan terbesar diantara pengembang lainnya.

    Sampai dengan semester I – 2016, Lippo Karawaci meraih pendapatan sebesar Rp5,1 triliun atau tumbuh 8% dibanding tahun 2015 lalu. Pendapatan tersebut ditopang divisi residential & urban development, Townships dan pendapatan recurring LPKR yang tumbuh 26% sehingga memberikan kontribusi sebesar 65% terhadap total pendapatan LPKR yang didukung oleh pertumbuhan divisi Healthcare dan Mal.

    Sepanjang semester I 2016, pendapatan divisi Healthcare meningkat 29% menjadi Rp2,6 triliun, yang ditopang oleh 7 rumah sakit dengan kontribusi sebesar Rp1,4 triliun atau 56% dari total pendapatan divisi. Serupa dengan divisi Healthcare, pendapatan dari mal juga naik sebesar 48% menjadi Rp 164 miliar, yang ditopang oleh peningkatan kontribusi Lippo Mal Puri. Pada kuartal II 2016 Lippo Malls telah mengelola 44 mal di seluruh Indonesia.

    Pendapatan Hotels & Hospitality naik sebesar 5% menjadi Rp183 miliar. Sayangnya, kinerja positif pendapatan Lippo Karawaci ini tidak diikuti oleh pencapaian laba bersih yang turun 36% menjadi Rp498 miliar.

    Sebelumnya, Direktur Utama Lippo Karawaci, Ketut Budi Wijaya mengatakan, untuk tahun 2016 perseroan masih akan terus melanjutkan ekspansi usaha. Untuk itu mereka akan menganggarkan belanja modal (Capex) sebesar Rp 5 triliun. Dana yang berasal dari kas internal dan pinjaman bank tersebut akan digunakan untuk membiayai ekspansi perseroan dan juga anak-anak usahanya. MPI Versi digital dapat diakses melalui http://www.wayang.co.id/index.php/majalah/properti-indonesia atau https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia. Lebih praktis dan lebih ekonomis.

    mpi-update.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci