Penjualan Apartemen Ini Tiru Cara Singapura

Housing-Estate.com, Jakarta - Pola pembayaran apartemen yang diterapkan di Singapura dan Malaysia diadopsi di Indonesia. Perusahaan yang menawarkan PT Brewin Mesa Sutera (Brewin Mesa), pengembang asal ...

  • propertidata
  • 2016.10.05
  • 104

    view

  • Penjualan Apartemen Ini Tiru Cara Singapura

    Housing-Estate.com, Jakarta - Pola pembayaran apartemen yang diterapkan di Singapura dan Malaysia diadopsi di Indonesia. Perusahaan yang menawarkan PT Brewin Mesa Sutera (Brewin Mesa), pengembang asal Singapura, yang mengembangkan apartemen The Lana di kawasan Alam Sutera, Serpong, Tangerang, Banten.  Cara pembayarannya progressive payment, yaitu pembayaran disesuaikan kemajuan pembangunan. Di Indonesia cara pembayarannya umumnya ada dua, tunai atau tunai bertahap tanpa melihat kemajuan proyek. Pembayaran dengan KPA (kredit pemilikan apartemen) tidak dimungkinkan karena Bank Indonesia (BI) melarang bank membiayai proyek belum jadi.

    The Lana Apartment

    “Proyek ini akan dibangun terlebih dulu dan konsumen bisa mencicil seiring progres pembangunannya atau istilahnya progressive payment. Pola ini sudah biasa diterapkan di Singapura dan Malaysia,” ujar President Director Brewin Mesa, Bill Cheng, saat perkenalan The Lana kepada kalangan media di Jakarta, Selasa (5/10).

    Bukan hanya menawarkan pola pembayaran baru, The Lana membuat Alam Sutera makin ramai dengan proyek apartemen. Lebih sepuluh proyek apartemen sudah dan sedang dikembangkan di dalam township besutan PT Alam Sutera Realty itu. Tiga di antaranya dibangun pengembang asing, yaitu The Noble, Kingland Avenue, selain The Lana. Proyek lainnya adalah Springwood, Brooklyn Suite, Crown Sky, Sautama, Yukata Suites. Seperti Alam Sutera, The Lana juga meladeni segmen kelas atas.

    “Lokasi proyek kami sangat strategis didukung pengembangan dan pengelolaan yang sangat baik. Kami yakin dengan mengambil posisi high end  The Lana menjadi pilihan terbaik bagi end user maupun investor,” imbuh Bill.

    Investasi untuk mengembangkan proyek ini sekitar Rp1,3 triliun. Perancangnya Andrew Bromberg firma dan AEDAS.  The Lana terdiri dua menara setinggi 38 lantai mencakup 496 unit. Fasilitas yang disediakan antara lain tiga kolam renang, skydeck, lounge, ruang pertemuan, gym, taman, dan barbeque area.

    Ada empat tipe yang ditawarkan, yaitu 1 kamar hingga 3+ 1 kamar seharga Rp25 juta/m2. Ada beberapa fitur unit yang ditawarkan, misalnya thinking boxes, sebuah tempat untuk berkontemplasi atau mencari inspirasi, giant hammock, dan solarium. Bill menyebut visi pengembangan apartemen ini untuk menginspirasi gaya hidup di sebuah kawasan perkotaan yang sedang bertumbuh.

    housing-estate.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci