17 Menara GPC Ditargetkan Ludes dalam Tiga Tahun

Big Banner

Jakarta – PT Duta Paramindo Sejahtera (DPS) menargetkan 17 menara apartemen Green Pramuka City (GPC) terjual habis dalam tiga tahun. Saat ini, dari 13.500 unit sebanyak 60 persen atau 7.000 unit sudah terjual.

“Dalam kurun waktu 3 tahun, kami targetkan sold out (terjual habis),” kata Manajer Pemasaran Green Pramuka City, Andreas C.Y, di Jakarta, Kamis (23/4).

Apartemen Green Pramuka City terletak di kawasan By Pass Pramuka, Jakarta Pusat dan dibangun di atas lahan seluas 12,9 hektare. Pengembang mengalokasikan investasi Rp 4,5 triliun guna membiayai pembangunannya. Investasi itu digunakan untuk pembangunan 17 menara, dengan 13.500 unit, dimana setiap menara menyerap investasi Rp 200 miliar.

Saat ini, pembangunan fisik sudah memasuki menara ke-9. Menara ke-8, kata Andreas, sudah hampir 90 persen terjual. Sementara itu, peluncuran menara ke-9 dilaksanakan pada Agustus mendatang.

“Apartemen Green Pramuka City akan menjadi trensetter konsep hunian superblok atau hunian vertikal terpadu di Jakarta yang mengedeankan kenyamanan bagi penghuni,” kata dia.

Andreas menambahkan, pihaknya kini tengah menyelesaikan pembangunan menara ke-5 hingga ke-8. Unit – unit di menara tersebut akan diserahterimakan pada awal 2016. Sedangkan untuk menara pertama hingga keempat, yakni menara Faggio, Pino, Chrysant dan Bougenville sudah rampung sejak 2014 lalu. Unit-unit di menara tersebut sudah hampir 100 persen terjual.

“Saat ini okupansi menara pertama hingga keempat sudah mencapai 86 persen, dimana mayoritasnya adalah end user,” kata dia.

Menurut Andreas, pembangunan Green Pramuka City merupakan wujud dukungan pengembang terhadap pemerintah dalam menyediakan hunian vertikal yang layak dengan harga terjangkau. Apartemen ini diharapkan dapat menjawab kekurangan hunian di DKI Jakarta.

“Apartemen kami mengedepankan penyediaan ruang publik hingga 80 persen dari total lahan yang disiapkan. Lahan itu diperuntukkan bagi pembangunan jalan, taman, drainase dan fasilitas umum lainnya,” ujar dia.

 

Imam Mudzakir/FER

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me