2017, Pasar Properti Kian Menguat

JAKARTA Sinyal akan bangkitnya industri properti pada 2017 semakin kuat. Pasar properti menunjukkan aktivitas yang meningkat selama kuartal III-2016 dan diprediksi berlanjut hingga akhir tahun.Kebijakan ...

  • propertidata
  • 2016.10.06
  • 79

    view

  • 2017, Pasar Properti Kian Menguat

    JAKARTA – Sinyal akan bangkitnya industri properti pada 2017 semakin kuat. Pasar properti menunjukkan aktivitas yang meningkat selama kuartal III-2016 dan diprediksi berlanjut hingga akhir tahun.

    Kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) yang digulirkan pemerintah dinilai sebagai salah satu pemicu bergairahnya properti. Dampak signifikan kebijakan tersebut diprediksi dinikmati sektor properti pada 2017.

    Lembaga konsultan properti JLL menyatakan, meskipun kondisi ekonomi makro belum pulih sejak dua kuartal awal 2016, namun minat investor terhadap sektor properti masih terlihat.

    "Investor asing yang dari Hong Kong, Singapura, Tiongkok, Jepang, dan Korea secara konsisten masih menaruh minat cukup tinggi terhadap properti Indonesia," ujar Country Head JLL Todd Lauchlan, di Jakarta, Rabu (5/10).

    Dia mengatakan, minat paling besar terlihat pada sektor ritel di kota sekunder dan tersier di seluruh Indonesia, sektor perkantoran di daerah central business district (CBD) Jakarta, dan kondominium di Jakarta. "Kami yakin dalam beberapa bulan ke depan, sejumlah aktivitas akan menstimulasi bisnis properti ke arah yang lebih baik," kata Todd.

    Direktur/Chief Marketing Officer (CMO) PT Lippo Cikarang Tbk Stanley Ang, menilai, sudah ada tanda-tanda iklim bisnis properti yang mulai membaik sekarang ini. Hal itu terjadi salah satunya sebagai imbas dari kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) yang digulirkan pemerintah. “Para investor bisa fokus pada instrumen-instrumen investasi untuk 2017, termasuk properti. Kebijakan bunga rendah juga akan membantu para calon konsumen membeli rumah yang mereka perlukan,” tutur dia, saat dihubungi Investor Daily, dari Jakarta, Rabu (5/10).

    Terkait pasar hunian, Head of Residential JLL Luke Rowe, mengatakan, pasar residensial menguat di segmen menengah dan menengah bawah selama kuartal III-2016. Pada kuartal ini juga, kata Luke, terlihat sentimen yang positif. Hal ini dipengaruhi berbagai kebijakan yang digulirkan pemerintah seperti tax amnesty, relaksasiloan to value (LTV), dan penurunan suku bunga.

    "Pada kuartal ini, pengembang juga meluncurkan unit yang lebih kecil dengan harga lebih terjangkau. Hal ini untuk menggaet pasar yang masih bagus di segmen menengah dan menengah bawah," katanya, di Jakarta, Rabu (5/10).

    Dia menegaskan, berbagai pihak masih menunggu efek dari kebijakan pengampunan pajak. “Perbaikan baru akan terjadi dalam 6 - 12 bulan ke depan,” tuturnya.



    Edo Rusyanto/Laila Ramdhini/EDO

    Investor Daily

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci