Dubai Siapkan Pusat MICE Terbesar di Jazirah Arab

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Populer sebagai destinasi kegiatan meetings, incentives, conferences and exhibitions (MICE), Dubai, Uni Emirat Arab (UEA),  kini sedang membangun pusat MICE terbesar di jazirah  Arab. Venue ini akan memiliki luas 122.000 m2. Bandingkan dengan area indoor Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Tangerang Selatan, Banten, yang hanya seluas 50.000 m2.  Tapi venue baru di Dubai ini masih kalah jauh dengan pusat MICE yang akan berdiri di Shanghai Tiongkok yang digadang-gadang akan menjadi terbesar di dunia, seluas 500.000 m2.

Dubai tidak membangun dari nol, melainkan memperbesar Dubai World Trade Center (DWTC) yang luasnya hanya 15.500 m2. Perluasan DWTC ini untuk mengantisipasi pertumbuhan aktivitas wisata terkait MICE dalam lima tahun mendatang. Pada tahun 2020 Dubai menargetkan kedatangan 20 juta wisatawan mancanegara.

Dubai World Trade Center

Dubai World Trade Center

Pembangunannya akan dimulai bulan depan tapi ruang baru tersebut ditargetkan bisa digunakan pada kuartal pertama 2016. Posisi ruang baru ini dekat dengan Arena Plaza sehingga mudah dicapai dengan metro (angkutan umum lokal) dan Zabeel Hall. Tambahan ruang tersebut membuat Zabeel Hall complex memiliki enam halls. Tiga ruang baru itu nanti akan dipilah menjadi empat ruang pertemuan, sebuah ruang VIP, dan kantor pengelola.

Tempat tersebut akan dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang, seperti klinik dan food & beverage outlets. Selain ruang, area parkir juga ditambah menjadi 6.000 m2 dengan daya tampung 300 unit mobil. Area ini bisa digunakan sebagai ruang pamer temporer atau area pendukung acara di dalam gedung.

“DWTC menjadi saksi bagaimana kuatnya pertumbuhan turis yang datang setiap tahunnya dan peningkatan permintaan ruang dari peserta pameran kelas atas dari banyak trade-shows utama,” kata  Helal Saeed Almarri, Dirjen di Departemen Pariwisata dan Perdagangan Komersial sekaligus CEO DWTC.

Helal optimis situasi dunia memberi pengaruh positif pada pasar MICE internasional di Uni Emirat Arab (UEA). Hal tersebut menurutnya, karena lokasi dan infrastruktur Dubai strategis, sehingga mudah dicapai dari segala penjuru dunia dengan penerbangan selama empat jam.

DWTC sudah kerap dijadikan arena aktivitas pameran dagang utama, antara lain Cityscape Dubai, Arab Health dan Gulfood. Atau juga konferensi tingkat tinggi, seperti yang baru saja berlangsung, The World Green Economy Summit 2015.

Kompleks DWTC didesain sebagai sebuah proyek multifungsi sudah berdiri sejak tahun 1979  ditandai dengan pembangunan Rashid Tower (39 lantai) yang sekaligus menjad gedung komersial pertama di Dubai. Selanjutnya dikembangkan sejumlah MICE venue, antara lain the Convention Tower, Sheikh Saeed Halls dan the Trade Centre Arena. Kompleks ini kemudian dilengkapi dengan sebuah apartemen (219 unit) serta dua hotel yang dikelola oleh operator Accor International dengan brand Novotel (412 kamar) dan Ibis (210 kamar).

(Sumber: GulfBusiness)

housing-estate.com