Hunian Vertikal Solusi Bagi Tingginya Urbanisasi

JAKARTA-Tingginya tingkat urbanisasi masyarakat ke wilayah perkotaan mendongkrak kebutuhan rumah. Semakin minimnya lahan di perkotaan mendorong pembangunan hunian ke arah vertikal.Setiap tahun, laju pertumbuhan ...

  • propertidata
  • 2016.10.07
  • 535

    view

  • Hunian Vertikal Solusi Bagi Tingginya Urbanisasi

    JAKARTA-Tingginya tingkat urbanisasi masyarakat ke wilayah perkotaan mendongkrak kebutuhan rumah. Semakin minimnya lahan di perkotaan mendorong pembangunan hunian ke arah vertikal.

    “Setiap tahun, laju pertumbuhan urbanisasi mencapai sekitar 3,5%. Permintaan rumah semakin tinggi, sedangkan lahan atau tanah yang tersedia tidak bertambah,” papar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementereian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanuddin, di Jakarta, baru-baru ini.

    Dia menegaskan, salah satu upaya pemerintah untuk mendorong perumahan yang layak di daerah perkotaan adalah dengan memaksimalkan pembangunan hunian ke arah vertikal. Semakin minimnya lahan yang ada secara tidak langsung juga akan memaksa masyarakat untuk tinggal di hunian vertikal.

    Menurut Syarif, jangan sampai pemerintah daerah (pemda) tidak mengantisipasi lonjakan kebutuhan hunian. Kawasan kumuh akan muncul rumah yang layak bagi masyarakatnya tidak tersedia.

    Karena itu, tambahnya, diperlukan upaya penyediaan rumah yang layak huni sehingga perumahan bisa ikut menggerakkan kota-kota yang ada di Indonesia menjadi kota yang nyaman. Selain itu, kota memiliki fungsi yang berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakatnya.

    “Angka urbanisasi masyarakat ke wilayah perkotaan berdasarkan angka Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2010 sekitar 49,8% sedangkan tahun 2015 cukup tinggi yakni sekitar 53,3 %. Tentunya semakin tinggi urbanisasi akan berdampak pada kebutuhan rumah masyarakat,” kata dia.

    Syarif menjelaskan, pemerintah terus berupaya mengantisipasi adanya peningkatan kebutuhan rumah yang ada dengan melaksanakan program satu juta rumah. Meskipun demikian, pemda sebagai pihak yang mengetahui secara pasti jumlah kebutuhan rumah masyarakatnya, harus memberikan perhatian khusus untuk mengantisipasi timbulnya kawasan-kawasan kumuh akibat tidak tersedianya hunian yang layak.



    Imam Muzakir/EDO

    Investor Daily

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci