Ciputra Group Tawarkan Gudang Dengan Harga Rp2,9 Miliar

Big Banner

Bisnis.com, JAKARTA – Menangkap peluang pertumbuhan area bisnis dan pergudangan di Banjarmasin, Kalimantan Selantan, Ciputra Group melalui BizPark meluncurkan 9 unit gudang seharga Rp2,9 miliar pada bulan ini.

Andre Prayogo, Project Manager BizPark Banjarmasin, menuturkan produk lain yang dipasarkan ialah ruko seharga Rp1,2 miliar dan kavling siap bangun yang dibanderol Rp2 miliar.

“Sejak pada 2012, tingkat kenaikan harga gudang, ruko dan kavling di BizPark Banjarmasin sangat menarik, yaitu rata-rata 10 – 15%  per tahun. Para pengusaha dan investor (konsumen) kawasan industri ini, terutama pembeli tahap 1, telah “mengantongi” keuntungan sekitar 50%  dari harga tanah dan bangunan unit gudangnya,” ujarnya seperti dikutip Bisnis dari siaran pers, Sabtu (25/4/2015).

Hal inilah, lanjutnya, yang membuat permintaan unit gudang di BizPark Banjarmasin meningkat, terutama dalam 6 bulan terakhir. BizPark Banjarmasin merupakan kawasan industri dan pergudangan terpadu yang dibangun dengan visi untuk menjadi suatu kawasan bisnis terpadu dan terdepan (leading integrate business center) yang telah beroperasi selama lebih dari setahun.

Dengan total area pengembangan seluas 25 hektar, proyek ini bertujuan memenuhi seluruh aktifitas bisnis, khususnya di bidang manufaktur, logistik, pusat distribusi, terminal kontainer, dan jenis usaha lainnya.

Sebagai kawasan pergudangan modern, BizPark Banjarmasin memiliki 10 keunggulan, yakni: Gudang multifungsi yang luas, bebas dari kuli bongkar, kawasan bebas banjir, SPBU, keamanan 24 jam, parkir kendaraan yang luas, restaurant dan café, bengkel service, jaringan telepon dan fiber optic untuk jaringan internet dan TV cable di kawasan, serta investasi yang menguntungkan.

Dari segi lokasi, menurut Andre, pemilihan Jl. Gubernur Soebarjo (Lingkar Selatan), sebagai kawasan pergudangan merupakan keputusan tepat. Pasalnya, akses ini menjadi jalur antara Bandara Syamsudin Noor dan Pelabuhan Trisakti. “Secara lokasi, BizPark mudah diakses dan relatif tidak jauh dari pusat kota (Banjarmasin). Tentunya hal ini sangat memudahkan pendistribusian barang tidak hanya ke Banjarmasin, tetapi juga ke kota-kota lain di Kalimantan,” terangnya.

 

properti.bisnis.com