Festival Budaya Sakura Matsuri Digelar di Orange County

Big Banner

CIKARANG, KOMPAS.com – Festival kebudayaan Jepang Sakura Matsuri yang keempat diadakan di Maxxbox Orange County, Cikarang, Bekasi. Festival ini diselenggarakan pada Sabtu dan Minggu, 25-26 April 2015.

Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Meow Chong Loh, mengatakan acara tersebut digelar untuk memberikan hiburan pada komunitas masyarakat Jepang di kawasan Cikarang. Saat ini, digelarnya acara itu bertepatan dengan momentum mekarnya bunga Sakura di Jepang.

“Kami berharap, penyelenggaraan acara ini dapat mewakili dan menghibur mereka yang tidak dapat pulang ke Jepang,” ujar Loh dalam sambutannya. 

Loh menuturkan, seperti tahun-tahun sebelumnya acara tersebut diadakan di kawasan Cikarang karena masyarakat Jepang di kawasan itu cukup besar dan ikut menggerakkan roda bisnis di Indonesia. Maxxbox Orange County sendiri dipilih dengan pertimbangan lokasi yang strategis.

“Pemanfaatan ruang yang representatif dan maksimal serta ketersediaan fasilitasnya sangat memadai,” ujarnya.

Saat ini Orange county bisa diakses melalui tol Cikarang Barat dan pintu tol Cibatu Km 34,700. Akses jalan tersebut digunakan juga oleh masyarakat yang tinggal di sekitar Jababeka dan Delta Mas.

Ketua Komunitas Alumni Jepang di Indonesia (KAJI), Fuad A. Kadir, mengatakan bahwa melalui acara itu diharapkan hubungan Jepang – Indonesia semakin erat di masa depan. Selain itu, ia juga berharap kedua belah pihak bisa saling menggali dan mengembangkan potensi kerjasama di berbagai sektor, termasuk industri.

Dipadati pengunjung

Hal unik di acara Sakura Matsuri itu adalah hadirnya Omikoshi, yaitu miniatur kuil Shinto. Penganut Shinto percaya di dalam Omikoshi terdapat dewa yang menjaga.

Omikoshi biasanya diangkat beramai-ramai dan diarak mengelilingi kuil. Sambil mengarak, orang-orang yang mengangkatnya berteriak “soyaa”.

Acara tersebut dimeriahkan oleh peserta Cosplay atau costume play, kontes Sakura Matsuri, dan Japan Fashion Show. Selain itu, dalam serangkaian acara, penyelenggara mengadakan Genderang Taiko, Mochitsuki (Demo Pembuatan Kue Mochi), Bon Odori (Tarian Upacara Obon), bazaar, dan pesta kembang api.

Pihak penyelenggara optimistis, pengunjung tahun ini mencapai 100.000 orang selama dua hari. Tahun lalu, acara ini menarik 60.000 pengunjung.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me