Perusahaan Korea Bangun Resor Bintang Lima di Lombok

Big Banner

Anak perusahaan dari The Voo Architect & Engineers Group asal Korea, PT The One Partners, mengembangkan proyek di Indonesia. Royal Tulip Resort & Spa akan hadir di Lombok dengan nilai investasi mencapai Rp250 miliar. 

“Lokasi Royal Tulip Resort & Spa yang hanya berjarak 3 Km dari Mandalika, 20 menit perjalanan dari Bandara Internasional Praya, Lombok dan hanya 90 menit dari pantai Senggigi akan membuat resort yang setara dengan hunian bintang 5 ini sebagai daya tarik terdepan dalam hal hunian villa dan spa dikawasan Lombok selatan,” ujar Min Sung Kim, Vice President The One Partner, seperti informasi yang diterima Rumahku.com

Proyek tersebut sudah dimulai sejak Februari 2015 dan ditargetkan selesai pada 2016 mendatang. Adapun alasan PT The One Partners memilih Lombok dikarenakan potensi pariwisatanya yang sangat menawan dan sudah terkenal ke mancanegara. 

Berdasarkan data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Nusa Tenggara Barat, sejak 2010 hingga 2014, terjadi peningkatan jumlah wisawatawan ke Lombok rata-rata 20 persen setiap tahun. Namun, hotel dan villa yang tersedia masih belum cukup memadai untuk menampung wisatawan yang datang. 

Terdapat 61 unit yang ditawarkan Royal Tulip Resort & Spa dengan berbagai macam tipe. Harganya dibanderol dari USD 374.850 atau sekitar Rp4,3 miliar hingga USD 540 ribu atau sekitar Rp6,2 miliar. Sedangkan untuk harga sewa berkisar USD 380 hingga USD 500 per malam.

 

rumahku.com