Hadapi MEA, Pemimpin Indonesia Butuh 3 Kemampuan Utama

Big Banner

Jakarta, mpi-update.  Hasil survei Global Leaders Forecast 2014-2015 menunjukkan bahwa kemampuan pemimpin di Indonesia untuk bekerja lintas negara dan budaya masih rendah. Padahal, kemampuan tersebut menjadi tuntutan yang harus dimiliki oleh pemimpin di Indonesia menyusul diberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Seperti yang dikutip dari rilis yang diterima mpi-update.com Rabu (20/05) Global Leaders memberikan solusi, pemimpin Indonesia membutuhkan tiga kemampuan utama yakni adaptif terhadap ketidakpastian di masa yang akan datang, kemampuan bekerja lintas negara dan lintas budaya, serta kemampuan menciptakan lingkungan yang inovatif.

Kemampuan lain yang masih harus ditingkatkan adalah mempersiapkan organisasi menghadapi masa depan yang dinamis, yang merupakan salah satu kunci sukses apabila MEA diberlakukan. Hal ini terungkap dalam satu diskusi executive breakfast yang menghadirkan sekitar 80 CEO dari kalangan swasta dan BUMN.

Salah satu pembicara kunci, Richard S. Wellins Ph.D, Senior Vice President dari Development Dimensions International (DDI), mengungkapkan paparannya dalam Diskusi Media bertema  “Mengupas Kriteria Pemimpin Bangsa Saat Ini dan Masa Depan (Di Tengah Turbulensi Ekonomi Politik)” di Jakarta (20/5).

Menurut Richard Wellins “Hasil Global Leadership Forecast yang diikuti oleh 780 pemimpin bisnis di Indonesia menunjukkan bahwa kemampuan bekerja lintas negara dan budaya yang dimiliki para pemimpin tersebut baru di level 32%, sementara kemampuan untuk lebih adaptif terhadap kondisi dinamis masih di level 52%. Sebagai perbandingan, angka ini lebih rendah dari level para pemimpin bisnis di dunia yang mencapai masing-masing 34% dan 58%.”

Para pemimpin bisnis di dunia, ternyata menghadapi tantangan yang sama dengan Indonesia, dimana kemampuan bekerja lintas negara dan budaya dirasakan masih di level 34% (sedikit di atas Indonesia, 32%), sedangkan kemampuan lebih adaptif terhadap kondisi dinamis di level 58% (di atas Indonesia, 52%).

”Ini dapat diartikan, pemimpin bisnis di Indonesia memiliki peluang yang sangat baik untuk dapat menghadapi MEA asalkan mereka menyadari bahwa mereka harus mengubah fokus kritikal dari kemampuan mereka memimpin organisasi di masa yang akan datang. Pemimpin masa depan harus mampu menyesuaikan kemampuan dengan kondisi dan situasi saat itu yang pasti berbeda dari masa sebelumnya,” tambah Rich.

Bahwa survei Global Leadership Forecast ini diadakan di seluruh dunia dengan responden total sebanyak 13.124 pemimpin dari 2.031 organisasi yang berasal dari 48 negara.

Tiga Kemampuan Utama

Sementara Rainier Turangan, Direktur Daya Dimensi Indonesia  mengatakan untuk menjawab tantangan masa depan tersebut, pemimpin bisnis maupun pemerintahan di Indonesia mutlak harus memiliki tiga kemampuan utama. Ketiga kemampuan tersebut adalah; adaptif terhadap ketidakpastian di masa yang akan datang, kemampuan bekerja lintas negara dan lintas budaya, serta kemampuan menciptakan lingkungan yang inovatif. Namun demikian, Rainier juga mengakui bahwa ketiga kemampuan tersebut belum menjadi fokus pengembangan pemimpin di sebagian besar organisasi bisnis dan pemerintahan.

Sama halnya dengan di sektor bisnis, pemimpin di sektor pemerintahan pun dituntut memiliki tiga kemampuan tersebut. Pemimpin yang tidak mampu membaca situasi ke depan akan dihadapkan pada kebijakan strategis yang tidak tepat.

Hendri Satrio, pengamat komunikasi politik dari Universitas Paramadina dan juga juru bicara Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai KOPI) mengatakan, ”Masih rendahnya kemampuan pemimpin pemerintahan yang menimbulkan ketidakpuasan masyarakat mutlak diakibatkan tidak terpenuhinya tiga kemampuan tersebut.

Daya Dimensi Indonesia, yang merupakan perwakilan Development Dimensions International (DDI), konsultan sumberdaya manusia berbasis perilaku yang kini berevolusi menjadi konsultan yang berfokus pada Talent Management yang berpusat di Pittsburgh, Amerika Serikat.

Solusi Talent Management dikembangkan oleh DDI melalui rangkaian riset terhadap best practice talent management yang dijalankan oleh ribuan pemimpin organisasi terkemuka dari segala penjuru dunia.

Global Leadership Forecast Merupakan survey dua-tahunan yang dilakukan oleh Development Dimensions International untuk melihat trend kepemimpinan di berbagai negara. Survey ini diikuti oleh pemimpin bisnis maupun pemerintahan dari negara-negara antara lain Indonesia, Australia, New Zealand, India, China, Amerika Serikat, Thailand, dan Jepang.

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me