Kisah SD Darmono Membangun Jababeka Menjadi Kota Baru

Housing-Estate.com, Jakarta - Kota Jababeka (5.600 ha) di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, dikembangkan sebagai kawasan industri sejak 27 lalu. Pendiri dan CEO PT Jababeka Tbk SD Darmono, menceritakan kisah ...

  • propertidata
  • 2016.10.27
  • 209

    view

  • Kisah SD Darmono Membangun Jababeka Menjadi Kota Baru

    Housing-Estate.com, Jakarta - Kota Jababeka (5.600 ha) di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, dikembangkan sebagai kawasan industri sejak 27 lalu. Pendiri dan CEO PT Jababeka Tbk SD Darmono, menceritakan kisah pengembangan Jababeka yang tidak mudah. Berlokasi 31 km dari Jakarta, hamparan lahan tandus yang luas ini hanya bisa digunakan sebagai tempat pembakaran genteng dan sawah tadah hujan.

    SD Darmono, Presdir PT Jababeka Tbk

    “Ini mimpi besar saya untuk mengembangkan sebuah kota baru berstandar internasional seperti Singapura yang dulu lahannya juga tidak berharga tapi sekarang jadi kota dengan cadangan devisa terbesar di dunia. Waktu itu kendala yang ada sangat besar untuk mengembangkan Jababeka,” ujar Darmono kepada housing-estate.com di Jakarta, Kamis (27/10).

    Banyak pihak dilibatkan untuk ikut mengembangkan Jababeka dan Darmono berhasil mengajak 21 konsorsium pengusaha. Itu pun dulu setoran dananya hanya sekitar Rp200 juta per anggota  sehingga sangat jauh dari cukup bahkan hanya untuk mengembangkan kawasan seluas 500 ha.

    Darmono kemudian road show ke berbagai negara untuk menawarkan investasi dan  membangun pabrik di Jababeka. Awalnya masterplan yang dibuat untuk Jababeka masih umum. Seiring perjalanan yang banyak masuk ternyata  industri otomotif, kemudian masterplan-nya diubah agar sesuai dengan kebutuhan industri tersebut.

    Darmono merupakan orang yang berlatar belakang pendidikan tekstil. Ia pernah bekerja di perusahaan tekstil besar di Inggris dan merasa takjub bagaimana satu industri bisa menjadi penopang sebuah kota. Hal inilah yang menjadi dasar pemikiran dan diwujudkan di Kota Jababeka.

    “Dengan konsep yang baik dan terus berpikiran dan berperilaku positif akhirnya banyak yang mau berinvestasi di Jababeka. Waktu itu dari 21 konsorsium bisa didapatkan nilai kapitalisasi hingga 300 kali lipat, ini yang kita jadikan modal untuk mengembangkan Jababeka. Sekarang penghuni Jababeka sudah lebih dari 1 juta orang dan kita sudah beranjak ke konsep lain dengan mengusung hospitality yang nantinya juga untuk menarik investasi masuk,” pungkasnya.

    housing-estate.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci