Dirjen Pajak : WNA Hanya Boleh Miliki Properti Mewah

Saat ini pemerintah tengah merancang aturan kepemilikan properti bagi Warga Negara Asing (WNA). Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Sigit Priadi Pramudito mengatakan, dalam aturannya nanti pemerintah akan menerapkan pajak yang sama kepada WNA seperti yang dikenakan pada WNI. 

Namun, pemerintah akan memberikan batasan izin kepemilikan properti bagi WNA di Indonesia. Batasan tersebut yakni hanya boleh membeli properti yang tergolong mewah, khususnya untuk hunian vertikal, seperti apartemen. 

“Pajaknya tidak dibedakan, tentu sama, cuma kami pastikan dengan Kementerian Agraria bahwa asing hanya boleh memiliki properti yang mewah, tidak boleh rumah sederhana dan rumah sangat sederhana,” ujar Sigit, seperti informasi yang diterima Rumahku.com

Sigit menambahkan bahwa sebenarnya rencana pemberian izin kepemilikan properti bagi WNA adalah usulan dari para pengusaha properti agar industri properti tanah air bisa berkembang. Oleh sebab itu, pemerintah kemudian mengubah kebijakan pelarangan kepemilikan properti bagi WNA.

”Itu urusannya dengan agraria, peraturan mereka. Itu kalau tidak salah PP nomor 41 tahun 89, asing tidak boleh memiliki rumah, dengan HGB (Hak Guna Bangunan), hanya boleh memiliki sampai status hak pakai, jadi kalau mau begitu harus diubah,” pungkasnya.

 

rumahku.com