BPIW- Green Building Perancis, untuk Kota Cerdas Diupayakan Lanjut

Jakarta, mpi-update Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya memperpanjang kerja sama dengan Green Building Perancis. Salah ...

  • propertidata
  • 2016.11.21
  • 818

    view

  • BPIW- Green Building Perancis, untuk Kota Cerdas Diupayakan Lanjut

    Jakarta, mpi-update Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya memperpanjang kerja sama dengan Green Building Perancis. Salah satunya melakukan penjajakan guna melanjutkan kerja sama pengembangan Eco District dalam mewujudkan Kota Cerdas Berkelanjutan di Indonesia.

    “Dalam melakukan penataan kota menuju Kota Cerdas Berkelanjutan memang membutuhkan kemitraan dengan banyak pihak. Termasuk, kemitraan dengan lembaga internasional serta negara sahabat,” kata Kepala BPIW Kementerian PUPR, Rido Matari Ichwan didampingi Sekretaris BPIW Kementerian PUPR, Dadang Rukmana saat menerima kunjungan perwakilan Green Building Prancis, Franck Miraux di Kantor BPIW, Jakarta, Kamis (17/11) seperti dikutip dari situs resmi PUPR.

    Menurut Rido, BPIW senantiasa membuka peluang kemitraan dengan berbagai pihak dalam mengembangkan kota-kota di Indonesia, agar kondisi kota-kota yang ada dapat semakin baik pada masa mendatang.

    Membangun kota, lanjut Rido, membutuhkan perencanaan, konsepsi, proses waktu yang tak singkat serta biaya yang tak murah. “Dengan demikian, terciptanya kemitraan dengan berbagai lembaga yang relevan menjadi semacam keharusan, agar dalam mengembangkan kota-kota dapat semakin mudah dan terwujud dengan waktu yang lebih cepat,” tuturnya.

    Dadang Rukmana mengatakan, saat ini Perancis merupakan salah satu negara maju yang patut digandeng dalam pengembangan kota-kota di Indonesia. “Banyak hal yang perlu diadopsi dan dipelajari dari sana (Perancis-red) terkait pengembangan kota,” ujarnya.

    Menurutnya, saat ini banyak kota-kota di Perancis yang mengelola sistem perkotaan dengan baik. “Di sana (Perancis-red) ada kota yang mampu menyuplai energi listriknya secara mandiri dengan memanfaatkan potensi energi yang ada, mulai dari biomassa, tenaga matahari, pengolahan sampah dan lainnya,” ucapnya.

    Ia menambahkan bahwa kerja sama yang pernah dilakukan dengan Perancis dalam pengembangan perkotaan di Indonesia bentuknya bantuan. “Dengan makin banyak kota-kota di negeri ini yang mendapat bantuan, hal itu akan membantu pemerintah dalam mengembangkan perkotaan,” kata Dadang.

    Franck Miraux mengatakan saat ini kerja sama yang telah dilakukan baru untuk dua kota, yakni Bandung dan Mataram. Menurutnya, Perancis dalam kerja sama pengembangan kota selalu menomorsatukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) penghuni kota dengan menyesuaikan karakter dan nilai-nilai yang hidup di daerahnya.

    Seperti diketahui, Bidang Pengembangan Infrastruktur Kota Besar dan Kota Baru Pusat Pengembangan Kawasan Perkotaan BPIW Kementerian PUPR pada 2016 melakukan pendampingan terhadap delapan kota untuk melakukan percepatan pengembangan Kota Cerdas Berkelanjutan.

    Delapan kota itu mewakili Sumatera, Kalimantan, Selawesi, kawasan timur dan Jawa, yakni Banda Aceh, Padang, Banjarmasin, Gorontalo, Bau-bau, Ambon, Salatiga, Trenggalek. Diharapkan untuk pengembangan delapan kota tersebut dapat dilakukan kerja sama dengan Perancis.

    mpi-update.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci