Properti Komersial Berkembang Pesat di Kawasan Aerocity

Housing-Estate.com, Jakarta – Ledakan penumpang pesawat beberapa tahun belakangan mendorong beragam jenis properti berkembang di sekitar bandara.  Selain hunian seperti perumahan  dan apartemen, yang berkembang pesat adalah perkantoran, hotel, lifestyle center, dan area komersial. Kelak kalau kereta bandara terwujud perkembangannya bakal lebih pesat. Ini akan menjadi cikal bakal terbentuknya Aerocity atau kota di sekitar bandara.

Green Sedayu Bizpark

Green Sedayu Bizpark

Kini yang cukup semarak adalah pengembangan ruko dan pergudangan (warehouse). Lokasinya antara lain di Jl Daan Mogot, Jl Juru Mudi, Jl Salembaran Teluk Naga, Jl Surya Dharma, da Jl Pembangunan. Sebutlah Vivo Business Park, Teluk Naga Boulevard, Technopark Aeropolis, Green Sedayu Bizpark, dan ruko Duta Garden. Semuanya fasilitas komersial itu sekitar 15-20 menit dari bandara. Harganya berkisar Rp1,5 – 6 miliaran per unit.

Pergudangan dipasarkan oleh Green Sedayu Biz Park, Technopark Aeropolis, dan Vivo Business Park. Harganya berkisar Rp3-6 miliaran per unit. Aeropolis melansir pergudangan tipe 256/270 seharga Rp3,4 miliar (tunai). Bangunannya seluas 256 m2 itu terdiri dari gudang (22×9), kantor 1 lantai (6×4), dan kantor 2 lantai (7×9). Yang paling besar luasnya 520 m2, gudangnya ukuran 28×15.

Di Green Sedayu Bizpark ukurannya 9×20 dan 9×24 seharga Rp3-4 miliaran. Sedangkan Vivo Business Park memasarkan gudang ukuran 10×28 di kaveling 10×36 seharga Rp4,9 miliar. Paling terjangkau Teluk Naga Boulevard yang memasarkan ruko tiga lanti di Jl Salembaran. Lokasinya tidak jauh dari pintu M1 Bandara Soekarno Hatta.  Ruko tipe 161/56 dibandrol Rp1,5 miliar. Sedangkan ruko Grand Duta Garden di Jl Jurumudi tipe 197/56 (3,5 lt) dibandrol Rp2,7 miliar.

housing-estate.com