Triwulan II, 4.280 Kondominium Terjual

Big Banner

TEMPO.CO, Jakarta- Head of Residential Jones Lang LaSalle, Luke Rowe, mengatakan penjualan kondominium di pasar primer mencapai sekitar 4.280 unit pada triwulan kedua tahun ini. Dia menjelaskan, pencapaian jumlah tersebut karena meningkatnya permintaan end-user akan hunian vertikal di dalam kota. “Rendahnya suku bunga bank juga memudahkan orang membeli properti,” katanya Rabu, 17 Juli 2013.

Luke menjelaskan, para developer tetap gencar meluncurkan proyek baru. Dalam perhitungannya, sejak April hingga Juni 2013 pengembang telah meluncurkan lebih dari 4.000 unit. Diperkirakan, tren maraknya proyek baru ini terus berlangsung dalam beberapa triwulan mendatang. Perlambatan diperkirakan terjadi menjelang pemilu 2014.

Dia menjelaskan, saat ini tersedia sekitar lebih dari 90 ribu unit kondominium. Dari angka tersebut telah diserap sekitar 94 persen, diperkirakan hingga tahun 2016 mendatang akan terjadi penambahan sebanyak 37.800 unit lagi.

Head of Research Jones Lang LaSalle, Anton Sitorus, mengatakan terjadi peningkatan harga kondominium di Jakarta sekitar 11-17 persen. Meskipun terjadi peningkatan harga tapi penyerapan dinilai masih sangat bagus. Saat ini sedang dibangun lebih dari 37.800 unit kondominium di Jakarta. Dari jumlah tersebut sekitar 70 persen telah diserap oleh pasar. “Penyerapannya dengan sistem pre-sold,” kata Anton.

Dari 37.800 unit itu, Anton menjelaskan, pasar konominium dibagi menjadi tiga tingkatan. Lower Middle Grade sekitar 20 ribu unit dijual seharga Rp 13 juta per meter persegi. Middle Grade sekitar 15 ribu unit, dijual dengan harga Rp 20 juta per meter persegi. Sedangkan Upper Grade ada sekitar 4 ribu unit, dengan harga di atas Rp 25 juta per meter persegi. “Middle grade yang paling banyak diminati,” kata Anton.

RAMADHANI

properti.tempo.co

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me