Pertumbuhan Ekonomi Mendongkrak Pasar Properti (1)

OPTIMISME memasuki tahun 2017 mencuat di kalangan pengembang properti. Apalagi, pemerintah mengisyaratkan membaiknya pertumbuhan ekonomi pada tahun depan.Presiden Joko Widodo dalam Musyawarah Nasional ...

  • propertidata
  • 2016.12.09
  • 1473

    view

  • Pertumbuhan Ekonomi Mendongkrak Pasar Properti (1)

    OPTIMISME memasuki tahun 2017 mencuat di kalangan pengembang properti. Apalagi, pemerintah mengisyaratkan membaiknya pertumbuhan ekonomi pada tahun depan.

    Presiden Joko Widodo dalam Musyawarah Nasional (Munas) Real Estat Indonesia (REI) di Jakarta, akhir November 2016 mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia masih cukup kuat sampai akhir tahun. Bahkan, diperkirakan sampai tahun depan.

    Kondisi ekonomi yang baik, kata Presiden, diharapkan mampu mengurangi kesenjangan pemenuhan kebutuhan rumah atau backlog yang saat ini masih sebanyak 11,4 juta rumah.

    Sinyal penguatan ekonomi ditandai oleh tingkat pertumbuhan ekonomi nasional belakangan ini. Hingga kuartal III-2016, rata-rata pertumbuhan ekonomi sekitar 5%. Angka tersebut mendorong ekonomi Indonesia berada di posisi ketiga pertumbuhan ekonomi dunia setelah India dan Tiongkok dan masih di atas Malaysia. Hal ini juga didukung oleh tingkat inflasi yang terkelola dengan baik sekitar 3,5%.

    Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini di angka 5% adalah realistis dan masuk akal. "Jangan terlalu optimistis benar, tetapi jangan terlalu pesimistis benar. Harus realistis saja. Yang penting mencapai target," kata JK dalam acara Breakfast Meeting bertema "Masa Depan Ekonomi Indonesia" di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/11).

    Menurut Wapres, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih sangat bagus dan seimbang dibandingkan negara lain seperti Malaysia. Saat ini, Malaysia mempunyai defisit anggaran 10%, sedangkan Indonesia hanya 2,5%. Artinya, dari sisi defisit anggaran Indonesia lebih baik.

    Sementara itu, kata Presiden, pemerintah sudah membangun perumahan kurang lebih 690 ribu unit pada 2015 dan akan terus dikejar sehigga angka backlog menjadi tertutup. Presiden mengimbau seluruh pengusaha properti yang tergabung dalam REI untuk terus fokus bekerja memenuhi perumahan rakyat. “Marilah kita bekerja saja, fokus membangun untuk masyarakat dan memastikan setiap rakyat Indonesia punya tempat tinggal yang layak,” kata Presiden yang akab disapa Jokowi itu.

    Sontak pernyataan itu menebarkan aura positif ke peserta Munas asosiasi pengembang properti itu.

    “Sebagai pelaku usaha, kami menyambut 2017 dengan optimistis. Industri properti tumbuh lebih baik pada 2017,” tutur Presiden Direktur Paramount Land Ervan Adi Nugroho, di Serpong, Tangerang, baru-baru ini.

    Dia menambahkan, meski awal tahun masyarakat akan disibukkan dengan momen pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 15Februari 2017, kami tetap optimistis. Awal tahun, masyarakat akan sedikit menahan kegiatan investasi. “Namun, pemulihan properti seharusnya dapat segera bangkit,” kata Ervan.

    Hal itu, jelasnya, ditopang oleh kondisi makro ekonomi dan kepercayaan pasar setelah melihat pemerintah mengelola situasi sosial politik dengan baik. Selain itu, ditunjang berbagai kebijakan pemerintah untuk mendorong industri properti dengan berbagai kebijakan. Dia mencontohkan, kebijakan pelonggaran suku bunga acuan, PPh final yang telah dipangkas menjadi 2,5%, dan program amnesti pajak.

    Hal senada dilontarkan Direktur Utama PT PP Properti Tbk Taufik Hidayat. Optimisme itu dituangkan lewat penggarapan sejumlah proyek. Tahun depan, PP Properti meluncurkan lima proyek baru di beberapa lokasi dan mayoritas yang dibangun adalah hunian apartemen. Proyek itu mencakup di Surabaya dua proyek dan di Bandung satu menara apartemen. Lalu, ada di Jababeka, Cikarang, dan sejumlah lokasi lainnya.

    “Tahun depan, dana yang dibutuhkan untuk membiayai sejumlah proyek baru, termasuk hotel, land bank di beberapa lokasi, berkisar Rp 1,5 triliun hingga Rp 2 triliun,” Taufik Hidayat, di Jakarta, belum lama ini.

    Baca juga:

    Tahun Depan Properti Bakal Melejit (2)

    Jangan Lupa Membangun Rumah MBR (3-Habis)



    Imam Muzakir/EDO

    Investor Daily

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci