Selain AS, China Kantongi Sertifikat Bangunan Hijau Terbanyak di Dunia

KOMPAS.com -Konsil Bangunan Hijau Amerika Serikat atau US Green Building Council (USGBC) telah merilis daftar 10 negara di luar AS yang membuat sebagian besar kemajuan dalam hal desain bangunan, konstruksi ...

  • propertidata
  • 2016.12.20
  • 595

    view

  • Selain AS, China Kantongi Sertifikat Bangunan Hijau Terbanyak di Dunia

    KOMPAS.com - Konsil Bangunan Hijau Amerika Serikat atau US Green Building Council (USGBC) telah merilis daftar 10 negara di luar AS yang membuat sebagian besar kemajuan dalam hal desain bangunan, konstruksi dan konversi pasar yang berkelanjutan.

    China bertengger di peringkat teratas dengan 34,6 juta meter persegi ruang bersertifikat LEED, diikuti Kanada, India, Brasil dan Republik Korea.

    Amerika Serikat sendiri masih mendominasi pasar LEED global, yang totalnya mencapai lebih dari 15 miliar kaki persegi (1,39 miliar meter persegi) dengan lebih dari 82.000 proyek-proyek komersial di 160 kawasan.

    Tahun lalu, pada konferensi iklim COP21 di Paris, USGBC berkomitmen untuk meningkatkan sertifikasi bangunan hijau yakni Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) dan EDGE menjadi 5 miliar kaki persegi (464,5 juta meter persegi) pada 2021.

    Menurut organisasi tersebut, bangunan beton dan kaca menyumbang lebih dari 30 persen dari emisi gas rumah kaca global.

    Membangun gedung secara berkelanjutan adalah cara untuk mengurangi dampak negatif perubahan iklim.

    Dalam inisiatif lain, World Green Building Council menetapkan tujuan 100 persen bangunan net-zero pada tahun 2050.

    Menurut organisasi tersebut, Green Building Council internasional akan didorong agar mengembangkan program sertifikasi net-zero untuk bangunan baru serta yang sudah ada.

    Bangunan net-zero dapat menghasilkan energi sebanyak yang mereka konsumsi. Biasanya, prosesnya menggabungkan beberapa sumber energi alternatif seperti tenaga surya.

    Menurut laporan World Green Building Trends 2016, pasar gedung hijau internasional diharapkan meningkat dua kali lipat setiap tiga tahun.

    Selain itu, laporan dari Zion Research memproyeksikan bahwa pasar bahan bangunan hijau di seluruh dunia akan mencapai 255 miliar dollar AS (Rp 3,4 triliun) pada 2020.

    Sedangkan pada 2014, Amerika Utara mewakili 40 persen dari 127,5 miliar dollar (Rp 1,7 triliun) pasar bahan hijau lalu.

    Ini daftar lengkap 10 negara dengan pemegang sertifikat LEED terbanyak menurut USGBC:

    1. China (34,6 juta meter persegi dengan 931 proyek)
    2. Kanada (34,3 juta meter persegi dengan 2586 proyek)
    3. India (15,88 juta meter persegi dengan 644 proyek)
    4. Brazil (7,4 juta meter persegi dengan 380 proyek)
    5.Republik Korea (5,94 juta meter persegi dengan 97 proyek)
    6. Taiwan (5,66 juta meter persegi dengan 99 proyek)
    7. Jerman (5,01 juta meter persegi dengan 215 proyek)
    8. Turki (4,73 juta meter persegi dengan 191 proyek)
    9. Swedia (3,9 juta meter persegi dengan 210 proyek)
    10. Uni Emirat Arab (3,6 juta meter persegi dengan 180 proyek)



    –– ADVERTISEMENT ––

    properti.kompas.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci