Sejumlah Proyek, Apartemen Mulai Tumbuh di Cinere

Di Cinere ada beberapa perumahan tengah dipasarkan, antara lain Cinere Parkview, Paradesa Cinere, Cinere Delta Residence. Cinere Parkview harganya mulai Rp1,2 miliar (75/120). Dua perumahan lainnya harganya ...

  • propertidata
  • 2016.12.26
  • 1215

    view

  • Sejumlah Proyek, Apartemen Mulai Tumbuh di Cinere

    Di Cinere ada beberapa perumahan tengah dipasarkan, antara lain Cinere Parkview, Paradesa Cinere, Cinere Delta Residence. Cinere Parkview harganya mulai Rp1,2 miliar (75/120). Dua perumahan lainnya harganya kurang lebih sama satu miliaran.

    Cinere Delta Residence juga memasarkan rumah di bawah satu miliar tipe Tiara (2 lantai, 3 kamar tidur, 2 kamar mandi) seharga Rp943 jutaan. Pengembang yang fokus menggarap kawasan Cinere adalah PT Megapolitan Developments Tbk., yang mengembangkan kawasan Cinere sejak tahun 1980-an.

    Pengembangan properti ini yakin, pembangunan proyek infrastruktur tol jalan di sekitar Cinere bakal menjadi obat ampuh untuk menggaet pasar properti. Luas cadangan tanah (landbank) Megapolitan Developments di Cinere saat ini mencapai 75 hektar, setara 21,43% dari total landbank mereka yang seluas 350 ha.

    Berkaca dari proyek Cinere Parkview yang tengah dikembangkan Megapolitan Development, 60% pembeli adalah pengguna akhir atau end user. Adapun 40% sisanya adalah investor. “Infrastruktur Cinere sedang berkembang, berbeda dengan Serpong yang infrastrukturnya sudah matang,” kata Desi Yuliana, Sales & Marketing Director PT Megapolitan Developments Tbk.

    Selain landed house, Megapolitan Developments juga memasarkan hunian vertikal alias apartemen. Setelah sukses membangun serta memasarkan apartemen Cinere Bellevue Suites & Mall yang selesai pada pertengahan tahun 2014 lalu, kini Megapolitan Developments meluncurkan proyek terbaru yakni apartemen Sky Tower yang berlokasi di kawasan superblok terpadu Centro Cinere.

    Desi mengatakan bahwa peluncuran proyek terbarunya merupakan jawaban akan kebutuhan konsumen pasangan muda maupun generasi muda mandiri yang menginginkan hunian modern praktis, memiliki fasilitas yang terintegrasi, serta dekat dengan wilayah Jakarta Selatan.

    Apartemen dengan ketinggian 18 lantai ini memiliki luas bangunan 25,079 m2 yang terintegrasi dengan kawasan superblok Centro Cinere yang terdiri dari komersial, pusat perbelanjaan, serta perumahan yang dikembangkan oleh Megapolitan.

    Sky Tower mempunyai 530 unit apartemen yang terbagi menjadi empat tipe, yakni studio, dua kamar, tiga kamar, hingga empat kamar tidur. Setiap unit The Sky memiliki luasan mulai dari 24 m2 hingga 136 m2 dan dipasarkan dengan harga mulai Rp400 juta per unit. “Pesatnya pertumbuhan populasi di kawasan Cinere, hunian vertikal menjadi pilihan tepat bagi kaum muda yang membutuhkan kemudahan dalam akses transportasi dan beragam fasilitas,” ujar Desi.

    Sky Tower akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang. Lokasi Sky Tower juga ditunjang oleh fasilitas pusat perbelanjaan, pendidikan dan rumah sakit bertaraf internasional, perkantoran, stasiun MRT Lebak Bulus, serta akses tol TB Simatupang, Cijago, dan Depok – Antasari.

    Managing Director Megapolitan, Ronald Wihardja menambahkan bahwa Perseroan dapat meraih penjualan dari Sky Tower sekitar Rp550 miliar. “Kedepannya, kawasan superblok Centro Cinere akan kami kembangkan menjadi central business district di Cinere,” ungkapnya.

    Pengembang lainnya yang saat ini juga memasarkan apartemen di kawasan Cinere adalah Megakarya Group yang mengembangkan apartemen Cinere Resort di atas lahan 1,3 hektar di bilangan Jalan Raya Gandul, Cinere, Depok dengan nilai investasi sebesar Rp500 miliar. Marketing Director Megakarya Group, Ahmad Siddiq mengatakan, Cinere Resort menawarkan beberapa tipe hunian, mulai tipe studio (16,5 m2 – 19 m2) yang dipasarkan dengan harga Rp220 juta – Rp280 juta, serta tipe dua kamar tidur (26,63 m2 – 38 m2) seharga Rp330 juta hingga Rp500 jutaan.

    Cinere Resort direncanakan memiliki 2.500 unit yang dikembangkan dua dalam dua blok. Blok pertama yang berbentuk huruf U—terdiri dari dua tower tipikal: Senggigi dan Kintamani—akan memiliki 1.300 unit. Sementara, blok kedua akan memiliki 1.200 unit apartemen.

    Menara setinggi 23 lantai ini memiliki area publik di lantai 19. Selain terdapat lounge, retail shop, dan taman, di lantai ini juga dilengkapi baby day care, dimana pasangan orangtua bisa menitipkan anak saat mereka bekerja.

    “Di samping itu, di lantai 19 ini terdapat 28 unit serviced apartment yang bisa di gunakan keluarga para penghuni apartemen yang berkunjung,” imbuh Siddiq. Di lantai bawah, jelasnya, akan digunakan sebagai area komersial yang dikelola pengembang. Hal ini dilakukan agar pengembang dapat mengatur tenant yang berniaga di lokasi tersebut. Proyek ini diharapkan bisa diserahterimakan pada 2017. (MPI/YS). Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis.

    mpi-update.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci