Apersi Optimistis Sektor Perumahan Subsidi Membaik

Jakarta - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menilai, hingga tahun kedua diterapkan, program sejuta rumah belum efektif menggerakkan pasokan rumah subsidi untuk masyarakat ...

  • propertidata
  • 2016.12.29
  • 1756

    view

  • Apersi Optimistis Sektor Perumahan Subsidi Membaik

    Jakarta - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menilai, hingga tahun kedua diterapkan, program sejuta rumah belum efektif menggerakkan pasokan rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

    Ketua Umum Apersi versi Munas Jakarta, Anton R Santoso, mengatakan, sebenarnya permintaan pasar rumah murah masih stabil dibandingkan rumah komersial. Namun demikian, lanjut dia, pengembang mengalami sejumlah kendala dalam membangun rumah subsidi, utamanya dalam hal perizinan.

    "Mayoritas anggota kami yang mencapai 1200 pengembang, membangun rumah murah. Sayangnya, perizinan masih menjadi masalah bagi pengembang yang membangun rumah MBR. Lamanya proses tersebut, menghambat pembangunan," kata Anton dalam diskusi dengan Beritasatu.com, di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (28/12) petang.

    Menurut Anton, akibat masalah perizinan tersebut, di sejumlah daerah banyak pengembang yang tidak leluasa bergerak. Hal itu, kata dia, menunjukkan bahwa pemerintah belum serius dalam menjalankan program sejuta rumah.

    "Bahkan, program andalan yang dicanangkan pemerintah Jokowi ini belum bisa dibilang efektif dalam menutupi backlog perumahan. Apalagi, anggaran subsidi rumah murah yang diberikan pemerintah masih kecil," tambahnya.

    Selain itu, kata Anton, masalah lain yang dihadapi pengembang yang tergabung dalam Apersi adalah ketersediaan lahan yang terjangkau. Hal ini, lanjut dia, disebabkan pemerintah tidak mempunyai good will menguasai tanah untuk kepentingan umum.

    "Dampak dari hal itu, para pengembang akhirnya mengerem pembelian tanah untuk pembangunan rumah tapak bersubsidi. Sambil menunggu kebijakan baru, pengembang secara perlahan mulai membangun. Untuk tahun depan, diperkirakan jumlahnya bisa lebih besar," kata dia.

     

    Feriawan Hidayat/FER

    BeritaSatu.com

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci