Pembiayaan; Permintaan Menurun Pertumbuhan Melambat

Hasil survei Bank Indonesia mengindikasikan pertumbuhan kredit pada kuartal III 2016 melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Dari survei terhadap 41 bank umum dengan pangsa pasar kredit mencapai 80 persen ...

  • propertidata
  • 2016.12.29
  • 2399

    view

  • Pembiayaan; Permintaan Menurun Pertumbuhan Melambat

    Hasil survei Bank Indonesia mengindikasikan pertumbuhan kredit pada kuartal III 2016 melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Dari survei terhadap 41 bank umum dengan pangsa pasar kredit mencapai 80 persen dari total kredit, Saldo Bersih Tertimbang (SBT) permintaan kredit baru kuartal III 2016 sebesar 62,6 persen, atau lebih rendah dari kuartal II 2016 yang tercatat sebesar 78,8 %.

    Seperti diulas di majalah properti Indonesia (MPI) edisi akhir tahun 2016, mengutip Bank Indonesia (BI), “Perlambatan pertumbuhan permintaan kredit baru terjadi pada Kredit Konsumsi dan Kredit Modal Kerja, dengan penurunan SBT masing-masing dari 36,1 persen menjadi 9,4 persen dan dari 59,4 persen menjadi 54,5 persen,”tulis BI dalam pernyataan resminya.

    Hasil survei bertajuk analisa uang beredar dalam arti luas (M2) tersebut diutarakan, penurunan permintaan pembiayaan dan suku bunga kredit yang masih cukup tinggi menjadi faktor utama yang menghambat laju pertumbuhan kredit baru selama kuartal III 2016. Selain itu, meningkatnya risiko pembiayaan juga menjadi faktor utama melambatnya pertumbuhan kredit.

    Pada Kredit Konsumsi, perlambatan pertumbuhan permintaan kredit baru terjadi pada hampir semua jenis. Perlambatan tercermin dari melambatnya outstanding pertumbuhan kredit pada kuartal III 2016, termasuk di dalamnya Kredit Pemilikan Rumah.

    Sepanjang Kuartal II 2016, permintaan kredit baru KPR/KPA hanya tumbuh sebesar 34.2%. Jatuh cukup dalam jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sebesar 46.3%. Bahkan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2015, dimana kredit masih tumbuh 36.6%, porsi pertumbuhannya juga masih tertinggal.

    Padahal, dalam Survei Harga Properti Residensial Pasar Primer triwulan III 2016, pertumbuhan penjualan properti residensial di triwulan III-2016 mengalami peningkatan dibandingkan triwulan sebelumnya, dari 4,02% (qtq) menjadi 4,65% (qtq). Peningkatan penjualan terjadi pada semua tipe rumah, terutama rumah tipe kecil sejalan dengan program pembangunan rumah murah yang dicanangkan pemerintah.

    Tingginya penjualan rumah murah tersebut sejalan dengan meningkatnya realisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada triwulan III-2016, yakni sebesar Rp3,02 triliun naik dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

    Lebih lanjut, BI menemukan fakta meski fasilitas KPR tetap menjadi pilihan utama dalam melakukan transaksi pembelian properti, namun porsinya menurun jika dibandingkan periode sebelumnya. Survei mengindikasikan sebagian besar konsumen (74,77%) masih memilih KPR, walaupun secara proporsi menurun dibanding periode sebelumnya (75,68%).

    Proporsi konsumen yang memilih skema pembayaran tunai bertahap sebesar 17,62%, meningkat dibanding triwulan sebelumnya (16,44%). Sebagai informasi, tingkat bunga KPR yang diberikan oleh perbankan khususnya kelompok bank persero berkisar antara 9%-12%.

    Riset juga memaparkan terjadinya penurunan penyaluran KPR dan KPA pada triwulan III-2016 yang tercatat sebesar Rp352,65 Triliun atau menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebelumnya.

    Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Tirta Segara, menjelaskan, posisi total kredit yang disalurkan perbankan sampai akhir September 2016 tercatat sebesar Rp 4,243 triliun, tumbuh 6,4 persen (yoy) namun lebih rendah dibandingkan Agustus 2016 yang tumbuh sebesar 6,8 persen (yoy).

    “Padahal, suku bunga kredit dan simpanan perbankan kembali turun pada September 2016. Sejalan dengan pelonggaran kebijakan moneter,” ujarnya. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis.

    mpi-update.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci