Summarecon Bandung Resmi Digarap September 2015

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Summarecon Agung Tbk akan menjadikan Summarecon Bandung sebagai fokus perhatian pengembangan bisnis perseroan tahun ini. Emiten yang mencetak pendapatan Rp 5,33 triliun ini akan memulai pemasaran dan pembangunan Summarecon Bandung September 2015.

Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitoyo Adhi, memastikan hal tersebut kepada Kompas.com, usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada Rabu (10/6/2015).

“Summarecon Bandung itu proyek besar skala kota atau township development. Tantangannya banyak, mulai dari proses perizinan, skala pengembangan terbesar kami untuk tahun ini, hingga ketatnya persaingan di kawasan Bandung,” papar Adrianto. 

Lebih jauh Adrianto menjelaskan, Summarecon Bandung yang dikembangkan seluas 300 hektar merupakan bagian dari Bandung Technopolis sebagai ambisi Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. Jadi, tambah dia, tak hanya perumahan yang akan dibangun, juga pusat bisnis dan industri kreatif atau creative center, dan juga properti-properti komersial lainnya macam pusat belanja, dan perkantoran.

“Bandung kan gudangnya orang-orang kreatif. Kami juga akan membangun pusat kreatif di dalam Summarecon Bandung untuk mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan mereka,” ujar Adrianto.

Ditambahkan Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan PT Summarecon Agung Tbk, Michael Yong King Ching, investasi tahap awal untuk pengembangan Summarecon Bandung senilai Rp 600 miliar hingga Rp 700 miliar. 

“Itu untuk infrastruktur dan pembangunan dua klaster tahap pertama. Kami membidik pasar kelas menengah atas,” tandas Michael.

properti.kompas.com