Puri Indah Financial Tower Terjual 80 Persen

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Antilope Madju Puri Indah baru saja menyelesaikan pembangunan gedung perkantoran Puri Indah Financial Tower (PIFT). Sesuai namanya, bangunan ini diprioritaskan untuk perusahaan keuangan.

Menurut Direktur Marketing PT Antilope Madju Puri Indah Herman Widjaja, di wilayah Jakarta Barat belum ada kawasan atau bangunan yang khusus untuk perusahaan finansial.

“Hal ini menjadi pemilihan tempat yang bagus dan eksklusif bagi institusi finansial yang akan berkantor di sini,” ujar Herman di sela-sela acara Topping Off Ceremony Puri Indah Financial Tower, Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Herman melanjutkan, PIFT memiliki luas bangunan sekitar 42.000 meter persegi yang terdiri dari 25 lantai dan 4 lantai dasar. Terkait lokasi, Herman menjelaskan, PIFT dekat dengan akses ke Bandara Soekarno Hatta. Lokasi ini juga dikelilingi tiga akses jalan tol lainnya seperti, Tol Dalam Kota, Tol Jakarta-Merak, dan Tol Jakarta Outter Ring Road (JORR).

Perkantoran ini juga dikelilingi hunian, apartemen, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit bertaraf internasional. Di masa mendatang rencana pembangunan di daerah CBD Puri Indah yaitu mal, apartemen, hotel bintang lima dan pusat konvensi.

Untuk pemasaran, Wakil Direktur Utama Jeffri S. Tanudjaja mengatakan, porsi yang akan dijual sekitar 60 persen, sementara sisanya untuk disewakan. “Porsi yang dijual sudah laku 80 persen. Melalui acara topping off ini kami yakin akan bisa berhasil menjual sisanya pada akhir tahun ini,” kata Jeffri.

Ia optimistis, melalui prosesi penutupan atap gedung ini, masyarakat menjadi yakin dan tidak ragu-ragu terhadap gedung tersebut.

Awalnya rencana serah terima dilakukan pada Juni 2016. Namun, PIFT akan mempercepat rencana tersebut karena sudah ada penyewa besar, yakni CIMB Niaga yang sudah bergabung sejak Januari 2015. Dengan mempercepat penyerahan hak milik, gedung juga akan cepat bisa beroperasi.

Jeffri mengklaim, harga jual PIFT cukup kompetitif. Pada tahap awal, harga jual dimulai dari Rp 17 juta per meter persegi. Saat ini, harganya sudah mencapai Rp 36 juta per meter persegi.

Terkait nilai investasi gedung, PT Antilope Madju Puri Indah hingga saat ini telah mengucurkan biaya sekitar Rp 500 miliar. Biaya ini lebih banyak untuk konstruksi, karena tanahnya sendiri sudah dimiliki sejak lama.

Puri Indah Financial Tower merupakan salah satu produk dari Pondok Indah Group. Sebelumnya, Pondok Indah Group telah mengembangkan dan memasarkan perumahan Pondok Indah dan Puri Indah, Pondok Indah Mall dan Puri Indah Mall, Pondok Indah Office Tower, Pondok Indah Golf Apartment, dan The Windsor Apartment.

properti.kompas.com