Pendidikan & Wisata Picu Permintaan Apartemen di Bandung

Kalangan pengembang tetap optimistis bisnis apartemen di Bandung masih menjanjikan, meski kondisi ekonomi nasional belum pulih pasca pelemahan. Sebab, kota berjuluk Kota Kembang ini masih menjadi magnet ...

  • propertidata
  • 2017.01.03
  • 689

    view

  • Pendidikan & Wisata Picu Permintaan Apartemen di Bandung

    Kalangan pengembang tetap optimistis bisnis apartemen di Bandung masih menjanjikan, meski kondisi ekonomi nasional belum pulih pasca pelemahan. Sebab, kota berjuluk Kota Kembang ini masih menjadi magnet bagi kaum urban.

    Seperti diurai Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Januari 2017 menyebutkan Kota Bandung sebagai pusat pendidikan dan tujuan wisata mampu menarik warga dari luar daerah. Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, jumlah penduduk di Kota Bandung meningkat hingga 300 ribu orang dalam lima tahun terakhir.

    Ketersediaan lahan yang terbatas di kota besar seperti Bandung menuntut pembangunan hunian vertikal. Kini, masyarakat pun mulai terbiasa tinggal di apartemen. ”Permintaan apartemen di Bandung didominasi kelas menengah dengan harga di bawah Rp500 juta karena masih ada rumah seharga Rp500 juta hingga Rp1 miliaran di kota Bandung,” ujar Hari Raharta, Komisaris Margahayuland Development (MRD) yang banyak membangun perumahan dan apartemen di Bandung.

    Lebih lanjut Hari mengatakan, pembangunan apartemen di Bandung tersebar di berbagai wilayah, yakni utara, timur, dan barat. ”Namun di kawasan utara Bandung sudah tidak boleh. Di selatan yakni Bandung Timur tumbuh karena ada kota baru dan banyak sekolah juga kantor provinsi. Ke barat juga tumbuh.

    Selain end-user pembeli apartemen, kata Hari, juga banyak investor. Apartemen di Bandung selain dijadikan hunian juga bisa menjadi pilihan investasi yang baik. Pasalnya, banyaknya wisatawan ke Bandung, membuat kebutuhan akan penginapan juga meningkat sehingga apartemen bisa disewakan.

    Lalu banyaknya tempat pendi dikan di Bandung juga melahirkan kebutuhan akan tempat tinggal bagi pelajar. ”Investor yang memiliki anak dan bersekolah di Bandung, daripada menyewa kost Rp1,5 juta sampai Rp2 juta sebulan, lebih baik membeli apartemen. Jika nanti anaknya lulus, apartemen bisa dijual dengan harga yang lebih tinggi atau disewakan,” kata Hari.

    Didukung infrastruktur

    Sementara Vice President Coldwell Banker Commercial Dani Indra Bhatara mengatakan, dari segi hirarki kota, seturut kemajuan pengembangan high-rise dan properti komersial, Bandung tergolong kota yang sudah cukup matang, sama seperti Jakarta dan kota-kota penyangganya.

    Meski saat ini secara umum penjualan dan pertumbuhan properti di Bandung masih relatif melambat, Dani menilai potensi Bandung untuk berkembang dengan cepat cukup tinggi sebab pemerintah daerah cukup gencar mengembangkan infrastruktur baru.

    “Prospek Bandung masih bagus, karena dekat Jakarta, harga juga reasonable dibandingkan Jakarta. Dari segi infrastrukturnya juga, seperti Jabodetabek, akan banyak infrastruktur baru di Bandung,” kata Dani.

    Dani menilai, prospek investasi properti di Bandung akan semakin menarik dengan adanya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Bandung akan menjadi kota yang paling diminati untuk investasi di masa-masa awal pengoperasian kereta cepat sebab menjadi kawasan yang paling siap dibandingkan titik stasiun lain di Walini dan Karawang.

    Stasiun kereta cepat di Tegalluar tidak jauh dari kawasan Gedebage yang tengah direncanakan Pemerintah Kota Bandung untuk dikembangkan sebagai Kota Cerdas dan kawasan industri kreatif berbasis teknologi informasi.“Bandung sudah punya rencana Kota Cerdas itu sebelum di kem bangkannya kereta cepat. Jadi, ada nya kereta cepat itu mengakselerasi per kembangan dari rencana yang sudah dibangun Wali Kota Bandung Ridwan Kamil,” kata Dani.

    Prospek Bandung akan semakin menjanjikan apalagi bila sejumlah ruas tol yang tengah direncanakan akan resmi beroperasi, di antaranya Tol Dalam Kota Bandung, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, dan Tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya. Data Coldwel menunjukkan total pasokan apartemen di Bandung ada 23.848 unit. MPI YS Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis.

    mpi-update.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci