Luncurkan Apartemen, Cowell Ikut Bersaing di Koridor Timur Jakarta

Big Banner

JAKARTA, KOMPAS.com – Kemudahan akses dan terus bertumbuhnya kawasan industri di Cikarang semakin mendorong investor melirik Koridor Timur  Jakarta. Kawasan Cikarang saat ini menyumbang 40 persen total ekspor Indonesia.

Saat ini kawasan industri di Cikarang, antara lain East Jakarta Industrial Park (EJIP), Jababeka, Lippo Cikarang, Delta Mas, atau Delta Silicon, Hyundai serta juga MM2100 semakin memperkuat Koridor Timur Jakarta untuk tumbuh pesat. Ke depan, jelang berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), potensi tersebut kian kokoh untuk menarik investor.

“Investasi di bidang properti itu semakin menarik kalau ada potential gain dan pengembalian investasi yang tinggi, yaitu melebihi bunga deposito dan juga inflasi,” kata Joy Dwiputranto Lango, Corporate Sales and Marketing Director PT Cowell Development Tbk, Selasa (16/6/2015), terkait penutupan atap Mahogany Tower The Oasis Cikarang.

Joy mengatakan, dengan total ekspatriat mencapai 15.000 orang, potensial rental market yang ada di kawasan Cikarang dan sekitarnya sangat kuat sekali. Untuk itulah, PT Cowell Development Tbk (COWL) melihat fenomena tersebut sebagai celah bisnis dengan membangun kawasan green mixed use development The Oasis Cikarang. 

Sesuai rencana, lanjut Joy, Mahogany Tower menjadi hunian pertama yang diluncurkan The Oasis Cikarang. Proyek ini dikembangkan oleh PT Nusantara Prospekindo Sukses (NPS), anak usaha Cowell.

Menjual kelebihan berupa akses terdekat dari pintu tol Cikarang Barat, proyek mixed use development tersebut dikelilingi lebih dari 2000 industri besar berskala nasional maupun internasional. Dengan lahan seluas 13,4 hektar, proyek tersebut meliputi apartemen, perkantoran, hotel, rumah sakit bertaraf internasional dan area komersial lainnya.

Director Sales & Marketing PT Nusantara Prospekindo Sukses, Supriantoro, menjelaskan setelah penutupan atap tersebut pihaknya akan hand over kepada konsumen/pembeli pada Desember 2015 mendatang. Harga unit di Mahogany ditawarkan bervariasi, mulai Rp 500 jutaan hingga Rp  1,1 miliar per unit.

Di bawah harga pasar

Saat ini, dengan segala potensinya, Koridor Timur Jakarta memang terus diperebutkan pengembang properti. Lippo Group misalnya, melalui salah satu unit usahanya, Lippo Homes, sudah lebih dulu meluncurkan proyek anyarnya, Irvine Suites, di tengah kawasan Lippo CBD. Kawasan tersebut menjadi bagian megaproyek Lippo, yaitu Orange County, seluas 322 hektar.

CEO Lippo Homes, Ivan Budiono, kepada Kompas.com pernah mengatakan bahwa ke depan Cikarang akan menjadi center hub di Koridor Timur Jakarta. Untuk itu, Orange County akan dikembangkan dengan konsep kota global senilai Rp250 triliun.

“Irvine Suites sendiri merupakan kondominium yang akan mengawali suatu pengembangan baru terintegrasi di Orange County. Kami akan luncurkan 29 November pekan depan,” ujar Ivan, Jumat (21/11/2014) silam.

Hal tersebut diperkuat oleh Direktur PT Jababeka Tbk., Sutedja Sidarta Darmono. Menurut dia, harga lahan dan properti di kawasan Cikarang, under priced, masih di bawah harga pasar, yaitu sekitar Rp 3 juta per meter persegi.

“Padahal, pertumbuhannya demikian pesat. Banyak perusahaan dengan jumlah ekspatriat ribuan yang menjadikan Cikarang sebagai kawasan internasional,” ujar Sutedja kepada Kompas.com, Selasa (24/2/2015).

Menurut dia, tahbis Cikarang sebagai kawasan internasional bukan gagah-gagahan, melainkan didukung sejumlah fasilitas berstandar tinggi, mulai kawasan industri sebagai basis ekonomi, infrastruktur jalan (tol, arteri, lingkungan), hingga infrastruktur transportasi, seperti Cikarang Dry Port Railway and Emplacement, dan Stasiun Cikarang.

Sutedja memprediksi, posisi Cikarang bakal sangat vital karena didukung oleh rencana pembangunan dua infrastruktur strategis, yaitu Karawang International Airport, dan Cilamaya Deep New Port, serta proyek Double-Double Track Manggarai-Cikarang yang akan beroperasi 2016.

Selain itu, terdapat lebih dari 1.600 industri yang berasal dari 30 negara yang beroperasi di Kawasan Industri Jababeka. Belum lagi yang membuka pabrik di Delta Silicon, dan East Jakarta Industrial Park (EJIP), MM2100, dan Greenland International Industrial Center (GICC) Kota Deltamas.

properti.kompas.com