Bekasi Bisa Menjadi “The Next Gading Serpong”

Big Banner

BEKASI, KOMPAS.com – Kawasan sunrise property ditandai dengan pertumbuhan yang sangat cepat. Saat ini Bekasi masuk dalam kategori tersebut berkat perkembangan dan pertumbuhannya yang sangat signifikan.

“Daerah-daerah penyangga Jakarta itu semakin berkembang ke arah timur. Salah satunya Bekasi yang dipicu tol Becakayu. Ini yang bikin Bekasi makin hidup,” ujar Presiden Direktur PT. Prioritas Land Indonesia (PLI) Marcellus Chandra kepada KOMPAS.com, Kamis (25/6/2015).

Marcellus mengatakan, bahwa sebelumnya, sekitar empat atau lima tahun lalu, kondisi Bekasi tidak seramai sekarang. Populasinya terus bertambah dan kebutuhan hunian untuk menampung ledakan populasi tersebut juga semakin tinggi. 

Ia mengakui, selama tiga atau empat tahun belakangan ini kawasan Serpong sedang menikmati lompatan harga properti. Lompatan serupa akan dialami Bekasi dalam waktu tiga tahun ke depan.

“Bekasi akan mengalami hal itu. Lihat Cikarang misalnya, perkembangannya luar biasa sejak investor China atau Jepang masuk ke sana. Mereka menjual aset propertinya di Singapura, bikin road show,” katanya.

Ia mengakui, pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo saat ini semakin open terhadap investor. Ini akan sangat menguntungkan bagi potensi Bekasi ke depan mengingat banyak regulasi selama ini membuat investor menahan diri.

Marcellus mengaku yakin, Bekasi akan menjadi “the next Gading Serpong” di kawasan timur Jakarta. Apalagi, perizinan di Bekasi masih lebih fleksibel ketimbang di Jakarta. Karena itulah, sebagai pengembang yang tengah membangun di Bekasi, pengembang bersaing agresif untuk menjadikan Bekasi sebagai wilayah investasi dengan konstribusi penjualan yang tinggi.

Catatan KOMPAS.com, saat ini PT Summarecon Agung Tbk tercatat mendulang penjualan Rp 1 triliun saat memasarkan The Spring Lake Summarecon Bekasi. Demikian halnya dengan PT Lippo Cikarang Tbk yang sukses meraup penjualan masing-masing Rp 800 miliar untuk dua menara di Orange County.

Marcellus menjelaskan, Prioritas sendiri tengah menggeber proyek Superblok Indigo @Bekasi. Proyek ini meliputi satu tower hotel, yakni Ibis dan Mercure (Accor Group), dan empat menara apartemen. Empat menara apartemen tersebut terdiri dari 3.000 unit yang dipasarkan mulai Rp 550 juta.

Apartemen yang pada Februari lalu telah memasuki tahap groundbreaking itu dibangun di atas lahan 1,5 hektar. Berjarak 1,7 km dari pintu keluar tol Bekasi Barat, lokasinya dikelilingi perumahan padat penduduk, pusat perbelanjaan.

“Target kami pembeli dari kalangan keluarga muda dan investor. Kami rasa Bekasi ke depan masih jauh dari kejenuhan dengan bangunan vertikal,” katanya.

properti.kompas.com