Skema Bantuan Perumahan bagi Pekerja Informal Segera Diluncurkan

JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera meluncurkan skema pembiayaan rumah yang disebut program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). Skema bantuan ini tengah ...

  • propertidata
  • 2017.01.08
  • 906

    view

  • Skema Bantuan Perumahan bagi Pekerja Informal Segera Diluncurkan

     

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera meluncurkan skema pembiayaan rumah yang disebut program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). Skema bantuan ini tengah dalam proses penyusuan aturan dan ditargetkan selesai awal tahun ini.

    Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR, Maurin Sitorus, mengatakan, skema bantuan pembiayaan ini memungkinkan para pekerja di sektor informal untuk mendapatkan rumah. Maurin mengatakan, selama ini pekerja informal memiliki keterbatasan akses perbankan dalam memperoleh kredit pemilikan rumah (KPR).

    Menurut Maurin, bantuan yang disalurkan melalui program BP2BT berupa uang muka untuk pemilikan rumah. Rencananya, uang muka akan diberikan secara gratis kepada pekerja informal sebesar 20 sampai 30 persen dari harga rumah. “Sisanya sekitar 70% harus dicicil oleh pekerja informal dengan bunga komersil”, kata Maurin di Jakarta, baru-baru ini.

    Dia menjelaskan, untuk mendapatkan program BP2BT ini, pekerja informal harus menabung terlebih dahulu. Lama waktu menabung berkisar 6 hingga 12 bulan agar bisa dilihat kemampuan mencicil dan menabung.

    Di samping itu, Maurin juga mengatakan, pemerintah akan mendorong perbankan untuk dapat memberikan akses yang besar kepada pekerja informal. Selain Program BP2BT yang akan diluncurkan, Ditjen Pembiayaan Perumahan, Kementerian PUPR juga telah melaksanakan beberapa skema pembiayaan perumahan diantaranya KPR Sejahtera FLPP yang saat ini realisasinya untuk tahun 2016 telah mencapai 58.470 unit, Subsidi Selisih Bunga (SSB) dengan realisasi sebesar 124.468 unit dan Bantuan Uang Muka 74.898 unit.



    Laila Ramdhini/EDO

    Investor Daily

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci