DPR Percepat Pembahasan RUU Tabungan Perumahan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya menjadikan rancangan undang-undang (RUU) mengenai Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) untuk segera dibahas dengan pemerintah. Hal ini diputuskan dalam rapat paripurna DPR setelah seluruh fraksi sepakat mendukung RUU yang sempat terkatung-katung ini.

Rumah Sederhana

Ilustrasi

Juru bicara Fraksi Partai Golkar (FPG) M. Misbakhun mengatakan, RUU Tapera ini agar segera bisa dibahas bersama pemerintah. Penetapannya diupayakan melibatkan perbankan khususnya Bank BTN yang memiliki pengalaman panjang dalam pembiayaan perumahan rakyat dan pengelolaan Tapera. Dari awal pembahasan FPG terlihat paling getol menggolkan RUU Tapera ini.

“Pelibatan Bank BTN untuk membuat sistem Tapera akuntabel dan profesional. Ini karena track record Bank BTN yang punya peran penting dan pengalaman panjang dalam mengelola pembiayaan perumahan rakyat,” ujar Misbakhun usai rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Kamis (25/6).

Menurut Misbakhun, FPG mendukung penuh terbentuknya Tapera karena perumahan merupakan kebutuhan dasar yang menjadi hak setiap warga negara sebagaimana amanat UUD 1945 Pasal 28 H ayat 1. Tapera yang dikelola oleh negara diharapkan memudahkan masyarakat mengakses perumahan dan lingkungan yang layak. FPG juga mengusulkan agar syarat bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mengakses kredit perumahan dipermudah.

“Selama ini salah satu kendala terbesar dalam pembangunan perumahan adalah dukungan pembiayaan jangka panjang. Sampai sekarang belum ada sistem tabungan perumahan dan mekanisme pembiayaan secara komprehensif. UU Tapera ini bisa menjadi payung hukum terhadap hal itu,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me