Pengembang Siapkan Produk Untuk Orang Asing

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Sinyal pemerintah yang akan memberikan izin kepemilikan properti oleh orang asing mendapat sambutan positif kalangan pengembang. Dalam kesempatan berbeda Menteri Koordinator Perekonomian dan Menpupera Basuki Hadimuljono mengatakan property yang boleh diminiliki asing nilainya di atas Rp5 miliar.

Ilustrasi

Ilustrasi

Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia (PLI), Marcellus Chandra, mengatakan, pihaknya sudah siap dengan produk yang akan ditawarkan. Di Bali PLI  sedang memasarkan 42 unit vila seharga Rp9 miliar-Rp16 miliar per unit. Ia juga menyatakan menyiapkan produk baru di atas Rp5 miliar di dua proyek yang dikembangkan, yaitu superblok Indigo Bekasi dan K2Park Serpong, Tangerang, Banten.

Marcel sudah menjajaki potensi pasar orang asing khususnya Jepang. Dalam lawatan ke negeri matahari terbit itu konsumen sangat antusias menyambut aturan mengenai peluang dibolehkannya asing membeli properti di Indonesia.

“Kami sangat menyambut baik aturan yang dikeluarkan pemerintah ini. Tentu ini merupakan peluang yang sangat baik bagi kami untuk menjaring konsumen dari luar negeri karena selama ini warga negara asing sangat menyukai produk-produk properti Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Jumat (26/6).

Ia berharap beleid kepemilikan asing dan relaksasi KPR yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI) akan menggairahkan lagi pasar properti. Sebagaimana diketahui BI sudah melonggarkan aturan tentang LTV (loan to value) atau rasio utang dengan nilai agunan. Dalam aturan lama untuk rumah di atas 70 m2 bank hanya boleh membiayai maksimal 70 persen sehingga konsumen harus menyediakan depe 30 persen. Sekarang rasionya dikembalikan lagi, bank boleh membiayai hingga 80 persen atau depe 20 persen.

housing-estate.com