Luzhniki, Stadion Baru Piala Dunia 2018

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Skandal korupsi di FIFA pada awal bulan ini menggemparkan dunia. Apalagi kasus tersebut terkait dengan penentuan tuan rumah Piala Dunia 2018 di Rusia. Penyelidikan kasus itu masih berjalan, tapi untungnya FIFA tetap memastikan bahwa kejuaraan sepak bola bergengsi itu tetap terselenggara di Rusia tahun 2018. Sekarang Rusia sedang gebut membangun stadion-stadionnya.

stadion Luzhniki

stadion Luzhniki

Salah satu yang sedang dibangun adalah stadion Luzhniki di Khamovniki, Moskow. Stadion ini nanti akan  menjadi stadion utama Piala Dunia 2018, sebagai tempat pertandingan pembuka dan final. Stadion baru ini dibangun di lokasi stadion lama (dibangun 1955-1956) yang dihancurkan pada 2013 lalu. Rencananya stadion ini siap beroperasi tahun 2017.

Stadion baru ini diperluas menjadi 221.000 m2 dengan kapasitas 81.000 orang. Perluasan itu mencakup pembangunan gedung baru, yaitu soccer hall (15.000 m2), dua pusat penyiaran internasional (60.000 m2), hotel (55.7000 m2), gedung perkantoran (48.000 m2), shopping mall (85.000 m2) dan pusat seni bela diri internasional (45.000 m2). Penambahan ini  karena stadion Luzhniki bagian dari Luzhniki Sports Complex, fasilitas olah raga dan taman yang berada di tepi Sungai Moskva, sekitar 6 km ke arah barat daya dari pusat kota Moskow.

Stadion itu didesain dengan konsep kejayaan Rusia, di mana atap stadion disangga pilar-pilar tinggi mengeliling bangunan berbentuk elips. Fasade stadion relatif tidak banyak berubah, hanya dibuat lebih tinggi, hingga lima lantai. Di bagian dalam, jalur lari atletik dihilangkan karena stadion ini hanya untuk lapangan bola. Jalur atletik itu menjadi area duduk yang akan dibagi dalam beberapa kategori. Untuk VIP (1.700 tempat duduk), VVIP (300), sponsor (6.480), media (6.360) dan area khusus supporter penyandang cacat (292).

Serupa desain aslinya, stadion ini akan memiliki atap yang menaungi area tempat duduk. Salah satu yang spektakuler adalah layar raksasa permanen yang digantung di bagian atap bagian dalam.

Kurang Uang dan Pekerja

luzhniki-stadium2

Biaya pembangunan stadion dan seluruh kelengkapannya itu sebesar 20 miliar rubel, hampir Rp4,9 triliun. Anggaran ini harus dipotong menjadi  18,5 miliar rubel (Rp4,5 triliun), sebab pemerintah Rusia harus membereskan pembangunan delapan stadion baru.  Tak hanya stadion Luzhniki, kaji ulang anggaran kini sedang berlangsung untuk semua stadion baru. Bahkan stadion Rostov-on-Don harus didesain ulang agar lebih efisien.

Bukan hanya uang, pemerintah Rusia juga sedang pusing soal tenaga kerja untuk pembangunan stadion-stadion tersebut. Pasalnya, buruh lokal terbatas dan sudah tinggi bayarannya, sementara Rusia sangat membatasi buruh asing. Sampai-sampai ada usul untuk mempekerjakan para narapidana dan dibayar dengan upah yang rendah dari buruh biasa. FIFA sendiri bersikukuh seluruh stadion harus siap pada November 2017 dan tampaknya tidak semua stadion bisa siap pada waktunya.

(Dari berbagai sumber)

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me