Pengelola Kompak Turunkan Harga Sewa Perkantoran Segitiga Emas Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren menurun tak hanya terjadi pada segmen permintaan, melainkan juga harga sewa perkantoran (asking rents) di kawasan Segitiga Emas atau central business district (CBD) Jakarta,dalam ...

  • propertidata
  • 2017.01.09
  • 67

    view

  • Pengelola Kompak Turunkan Harga Sewa Perkantoran Segitiga Emas Jakarta

    JAKARTA, KOMPAS.com - Tren menurun tak hanya terjadi pada segmen permintaan, melainkan juga harga sewa perkantoran (asking rents) di kawasan Segitiga Emas atau central business district (CBD) Jakarta, dalam dua tahun terakhir.

    Berdasarkan riset Colliers International Indonesia, sebanyak 18 gedung perkantoran di pusat bisnis tersebut mengalami penurunan harga sewa secara tahunan, mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 250.000.

    Kemerosotan ini kemudian membuat rata-rata harga sewa perkantoran CBD Jakarta ada di angka Rp 311.750 per meter persegi per bulan pada kuartal-IV 2016 atau turun sampai 6,2 persen secara tahunan.

    Senior Associater Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto menuturkan, lemahnya permintaan mendorong beberapa pengelola gedung perkantoran baru sepanjang periode 2015-2016 tetap mempertahankan harga sewanya serentang Rp 200.000 dan Rp 350.000 per meter persegi per bulan.

    "Dari fakta yang ada, perkantoran yang mengalami kondisi tersebut adalah gedung-gedung perkantoran dengan kategori Premium dan Kelas A," sebut Ferry, di jakarta, Kamis (1/7/2016).

    Adanya tambahan suplai lebih besar diprediksi Ferry bakal semakin memberikan tekanan lebih dalam terhadap harga sewa pada 2017.

    Berdasarkan kelas gedung perkantoran, Colliers melihat bahwa penurunan harga sewa terjadi pada gedung-gedung perkantoran dengan kelas rendah, terutama Kelas B dan Kelas C.

    Rata-rata harga sewa di gedung-gedung perkantoran Kelas B dan C anjlok 20 persen secara tahunan.

    Sementara itu, Colliers juga memberikan catatan terhadap gedung perkantoran Kelas A yang justru menunjukkan tren naik, meskipun sangat rendah.

    Namun begitu, lemahnya permintaan ditambah dengan banyaknya ruang kosong yang tersedia menyebabkan harga sewa saat ini lebih fleksibel.

    Baik penyewa baru dan lama keduanya memiliki kesempatan menempati gedung-gedung perkantoran berkualitas tinggi dengan harga sewa rendah.

    "Situasi sekarang ini kemudian membuat beberapa gedung perkantoran yang baru beroperasi, terutama Kelas A menurunkan harga sewanya mulai dari 10 persen hingga 30 persen," imbuh Ferry.

    Sedangkan berdasarkan areanya, tren menurunnya harga sewa perkantoran secara kuartalan pada 2016 terjadi di kantor-kantor yang ada di Thamrin, Sudirman, Mega Kuningan, dan Rasuna Said.

    Penurunan harga sewa tercatat mulai dari 11 persen hingga 23 persen secara tahunan. Di Sudirman, Colliers merekam setidaknya hampir 20 gedung perkantoran berkontribusi terhadap rata-rata sewa yang menuntun pada penurunan harga sewa sejak kuartal-IV 2015.

    Gedung-gedung perkantoran di sana mulai menurunkan harga sewanya mulai dari 20 persen hingga bahkan 55 persen.

    "Sebaliknya, area Gatot Subroto dan Satrio menunjukkan adanya penurunan sewa perkantoran secara kuartalan, tapi cenderung naik bila dihitung secara tahunan," ungkap Ferry.

    Hal itu terjadi, lanjut Ferry, lantaran di Gatot Subroto terdapat beberapa gedung perkantoran yang memulai operasinya pada 2015, sedangkan di kawasan Satrio cenderung bergerak moderat.

    Sewa kantor di Sudirman diprediksi akan terkoreksi karena ada empat gedung perkantoran dengan total luas 340.000 meter persegi yang siap dibuka pada 2017 ini.

    "Kemungkinan koreksi di Sudirman ini akan berdampak pada area lainnya di Jakarta, bukan hanya CBD," tutup Ferry.

    properti.kompas.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci