Warga Rusunawa Keluhkan Air Bersih

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Warga rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Pesakih, Daan Mogot, Jakarta Barat, mengeluhkan air yang berwarna keruh dan berbau. Menurut Wati, salah satu penghuni Rusunawa Pesakih di lantai dasar, air tersebut bila digunakan untuk mandi juga membuat kulit jadi terasa gatal.

“Kita sudah lapor ke pengurus kalau airnya seperti ini, tapi belum ada tindakan. Saya tadinya tinggal di Kedaung, Kaliangke, kena gusuran dipindahkan di sini. Namanya digusur nggak ada barang yang bisa saya bawa, di sini apa-apa lebih mahal, tempat kerja suami juga jadi lebih jauh,” ujarnya kepada housing-estate.com, di Jakarta, Kamis (25/6).

Ilustrasi : Rusunawa Pesakih

Ilustrasi : Rusunawa Pesakih

Wati tinggal bersama suaminya yang bekerja sebagai buruh di Jelambar, Jakarta Barat, beserta tiga orang anaknya yang berusia 16, 11, dan 1 tahun. Sewa unit tipe dua kamar berukuran 30 m2 sebesar Rp281 ribu per bulan. Bila memilih lantai lebih atas (5 lantai) sewanya lebih murah Rp30 ribu.

“Saya sudah enam bulan tinggal di sini, sekarang biaya sewa dan listrik masih gratis, tapi bulan depan harus mulai bayar. Hitungannya setiap kali bayar Rp1,2 juta untuk empat bulan, makanya anak saya yang besar nggak masuk SMA tahun ini karena untuk bayar sewa,” lanjutnya.

Untuk membantu ekonomi keluarga, Wati membuat sarung bantal hingga keset yang ditawarkan door to door ke setiap penghuni rusunawa. Berjualan di lantai bawah  tidak laku sehingga harus ditawarkan  dari pintu ke pintu. Ia juga mengaku sudah menerima kartu ATM Bank DKI untuk mentransfer pembayaran sewa dan di setiap pintu rusun ditempelkan copy kartu keluarga yang menampilkan seluruh penghuni unit agar tidak bisa dipindahtangankan.

Biaya lainnya yang harus dikeluarkan adalah uang sampah sebesar Rp2.000 per hari yang dibayarkan setiap bulan sebesar Rp60 ribu. Biaya parkir motor juga Rp60 ribu per bulan. “Ya dibetah-betahin mau gimana lagi, di sini juga lebih tenang karena ini tempatnya resmi nggak seperti di tempat lama walaupun biayanya lebih murah. Tapi ya itu, di sini airnya jelek sama mau ke mana-mana lebih susah,” tandasnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me