Permintaan Rumah Kecil Alami Pelambatan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Tren pelemahan pasar properti  mulai merata ke semua segmen. Bila beberapa waktu sebelumnya yang mengalami kemunduran pemasaran rumah menengah dan menengah atas, kini rumah tipe kecil juga melemah. Contohnya Jakarta Garden City (370 ha), Cakung, Jakarta Timur, yang satu tahun terakhir fokus memasarkan rumah mungil penjualannya tidak sekencang tahun lalu.

Cluster Yarra Jakarta Garden City

Cluster Yarra Jakarta Garden City

Tidak seperti cluster-cluster sebelumnya yang langsung habis saat launching, cluster Yarra yang diluncurkan awal Juni ini hanya terjual 60 persen. Kendati tidak jelek hal ini mengindikasikan kondisi pasar perumahan belum menunjukkan gejala segera membaik. Pada pemasaran dua cluster sebelumnya, Thames dan La Senine, PT Mitra Sindo Sukses (Modernland Group), pengembangnya, sukses besar. Pemasarannya habis dalam waktu singkat.

Padahal rumah yang dipasarkan hampir sama, semuanya tipe mungil. Segmen ini dirancang karena pasar rumah menengah atas sedang jeblok. Cluster Yarra yang dibangun di area seluas 6,7 ha memasarkan rumah sebanyak 328 unit. Semuanya bangunan dua lantai tipe 58/90, 85/105, 115/120, dan 141/170 seharga mulai Rp1,3 miliar.

Kendati pasar sedang melemah, Andy K Natanael, Presdir PT Mitra Sindo Sukses, tetap optimis prospek perumahannya tetap bagus.  Menurut Andi, Jakarta Garden City merupakan kawasan sunrise property atau kawasan yang sedang tumbuh. Dalam tiga tahun mendatang, katanya, pembeli cluster Yarra bisa mendapatkan keuntungan dari harga tanah hingga Rp10 juta/m2.

Ia menjelaskan, tiga atau maksimal empat tahun mendatang pihaknya akan beralih membangun apartemen atau  landed house mewah. Rumah tersebut akan dibangun di kawasan Lake Garden  yang peruntukannya untuk hunian mewah. Di kawasan ini harga tanahnya nanti diprediksi mencapai Rp20 juta per m2.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me