Kalau Ga Mau Nyesel Setelah Beli Hunian, Simak 7 Tips Ini!

Sebuah papan informasi mengenai hunian dan juga diskon harga yang dipajang pihak developer untuk menarik perhatian pengunjung sebuah pameran properti. Foto: Rumah123/Jhony HutapeaMembeli rumah terkait ...

  • propertidata
  • 2017.01.09
  • 1224

    view

  • Kalau Ga Mau Nyesel Setelah Beli Hunian, Simak 7 Tips Ini!

    Sebuah papan informasi mengenai hunian dan juga diskon harga yang dipajang pihak developer untuk menarik perhatian pengunjung sebuah pameran properti. Foto: Rumah123/Jhony Hutapea

    Membeli rumah terkait pengeluaran uang yang besar, bahkan bagi kamu mungkin pengeluaran yang terbesar. Jadi, wajar saja kalau kamu harus berhati-hati dalam setiap prosesnya.

    Membeli rumah secara tunai ataupun melalui kredit pemilikan rumah (KPR) ya sama saja, kamu tetap harus berhati-hati dan waspada.

    Saat ini, semakin banyak saja pengembang yang menawarkan hunian. Memang banyak pengembang yang sudah terbukti kredibilitasnya. Namun, banyak juga yang belum. Bahkan, ada pengembang yang hanya peduli pada keuntungan saja ketimbang memberikan produk berkualitas kepada konsumennya.

    Baca juga: Berniat Bangun Reputasi, Pengembang China Berani Investasi Triliunan Rupiah

    Agar kamu tak kecewa setelah membeli hunian, sebaiknya kamu lebih selektif saat memilih pengembang. Berikut ini beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat memilih pengembang:

    Pertama, Pilihlah pengembang yang kredibel dan punya reputasi baik. Hal ini dapat kamu lihat dari  proyek-proyek yang sudah mereka kembangkan sebelumnya.

    Kedua, Pengembang yang berkualitas biasanya memiliki rumah contoh. Cek dulu rumah contohnya, jadi kamu bisa melihat kualitas bangunannya.

    Baca juga: Hunian Kelas Menengah Ini Diprediksi Bakal Jadi "Bintang"

    Ketiga, Pastikan fasilitas perumahan yang mereka sediakan. Selengkap apa fasilitasnya dan apakah sesuai dengan yang kamu butuhkan.

    Keempat, Pilih pengembang yang memiliki manajemen yang baik.

    Kelima, Carilah informasi tentang status wilayah yang akan dibangun. Pastikan bahwa pengembang telah mengurus perizinan dengan mengecek ke pihak terkait.

    Keenam, Pastikan kapan pengembang melakukan serah-terima perumahan kepada calon konsumen.

    Baca juga: Siasati Lahan Terbatas, Pengembang Pilih Kembangkan Townhouse

    Ketujuh, Pilihlah pengembang yang memiliki kerja sama KPR dengan banyak bank. Semakin banyak bank yang menyalurkan kredit ke perumahan tersebut, itu dapat dijadikan indikator pengembang itu kredibel.

    Sebelum melakukan kerja sama, biasanya pihak bank memeriksa pengembang tersebut dalam hal kemampuan membangun rumah, cash flow perusahaan, dan komitmen dalam menyelesaikan sertifikat, dan lain sebagainya. Jadi, cek dan ricek lagi yah! Ga kan ada ruginya kok!

     rumah123.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci