Tahukah Anda, “Tomorrowland” Ternyata Terinspirasi Kota di Spanyol

Big Banner

KOMPAS.com – Film kolosal garapan Disney bertajuk Tomorrowland yang dibintangi si ganteng George Clooney, bercerita tentang tempat misterius penuh keajaiban dan jagoan.

Namun visi dari peradaban yang jauh sangat banyak didasarkan pada realitas fisik di Spanyol. Khususnya City’s of Art and Science atau Kota Seni dan Ilmu Pengetahuan Santiago Calatrava di Valencia.

“Arsitektur Calatrava sungguh fenomenal, inovatif dan menarik. Saat Anda berjalan ke tempat itu, Anda tidak akan ingin meninggalkannya. Hal itulah yang kita inginkan untuk Tomorrowland,” kata produser Jeffrey Chernov, seperti dikutip Archrecord.construction.com.

Dalam film tersebut, anak remaja Casey (Britt Robertson) dibawa ke Tomorrowland setiap kali dia menyentuh pin yang unik. Untuk memahami kemana dia pergi dan apa yang ia lihat saat menyentuh pin itu, Casey melacak Frank (George Clooney), seorang mantan anak jenius yang tampaknya tahu lebih banyak tentang Tomorrowland.

Dunia masa depan ini menyuguhkan bangunan gedung futuristik beserta sistem transportasi yang inovatif. Untuk menciptakan dunia fantasi ini, sutradara Brad Bird mengandalkan efek komputer dan layar hijau.

Tapi, Bird ingin aktor berinteraksi dengan realitas sebanyak mungkin. Jadi, meskipun ada cukup banyak efek digital yang digunakan untuk membangun jalan dan struktur-struktur Tomorrowland, namun inspirasinya berasal dari Calatrava, sang arsitek.

“Imajinasi Calatrava menunjukkan optimisme besar dalam kehidupan ‘saya ingin membangun itu’ dan seseorang pun membangunnya. Ini sangat menakjubkan,” kata Clooney.

Desain tapal kuda kepiting the Saarinen dari City’s of Art and Science, menginspirasi nuansa kejadian di masa lalu saat film menunjukkan taman atraksi Disneyland yang dibuka pada tahun 1955.

Meskipun koneksi Tomorrowland dengan Caltrava terlihat alami, hal paling mendasar dari keduanya adalah saat arsitek memiliki visi optimisme hidup sesuai dengan tujuan Walt Disney untuk Tomorrowland.

“Rangkaian kota Tomorrowland memperlihatkan ide yang menakjubkan, sekaligus menandakan prestasi manusia. Hari esok menawarkan batas baru dalam ilmu, petualangan, dan cita-cita: The Atomic Age, tantangan di luar angkasa, dan harapan untuk dunia yang damai dan bersatu,” pesan Disney.

Kesamaan lainnya antara film dan arsitek, mereka menghabiskan banyak anggaran. Kota Seni dan Sains menghabiskan lebih dari 1 miliar euro atau Rp 14,9 triliun, empat kali perkiraan biaya asli. Disney, menghabiskan 180.000.000 dollar AS atau Rp 2,3 triliun untuk membuat Tomorrowland, belum lagi jutaan lebih pada pemasarannya.

City’s of Arts and Science adalah kompleks budaya dan arsitektur di Valencia. Kota ini merupakan destinasi turis modern paling utama di Valencia. Didesain oleh Santiago Calatrava dan Felix Candela, tahap pertama proyek ini selesai pada Juli 1996.

Adapun Valencia memiliki luas 134,65 kilometer persegi. Kota ini adalah kota metropolitan terbesar ketiga di Spanyol dengan populasi 1,7 hingga 2,5 juta jiwa.

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me