Fasilitas Lengkap, Tarif Resmi Tol Cikopo-Palimanan Mulai Diberlakukan

Big Banner

CIKOPO, KOMPAS.com — PT Lintas Marga Sedaya (LMS) mulai memberlakukan tarif ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada Jumat, 26 Juni 2015, mulai pukul 00.00 WIB. Setelah tarif resmi diberlakukan, semua golongan kendaraan sudah diperbolehkan menggunakan jalan Tol Cipali.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 323/KPTS/M/2015, besaran tarif adalah sesuai jarak yang ditempuh dan golongan kendaraan.

Untuk jarak terjauh dari Cikopo sampai Palimanan, tarif kendaraan Golongan I sebesar Rp 96.000, Golongan II Rp 144.000, Golongan III Rp 192.000, Golongan IV Rp 240.000, sedangkan kendaraan Golongan V Rp 288.500. Tarif tersebut berlaku efektif setelah masa sosialisasi selama dua pekan berakhir.

Adapun ruas Tol Cipali diresmikan oleh Presiden Indonesia Joko Widodo pada 13 Juni 2015. Pasca-peresmian, PT LMS sebagai operator dan pemegang konsesi telah melakukan sosialisasi tanpa memungut biaya bagi kendaraan yang melintasi ruas tol tersebut.

“Pantauan di lapangan setelah pemberlakuan tarif, ruas Tol Cipali mulai diramaikan oleh bus-bus antar-kota dan truk-truk besar, selain kendaraan kecil Golongan I yang memang telah melintas sejak tol ini beroperasi tanggal 14 Juni 2015,” ujar Wakil Direktur Utama PT LMS, Hudaya Arryanto, di Cikopo, Jumat (26/6/2015).


Kelengkapan sarana dan fasilitas

Menurut Hudaya, pihaknya telah melengkapi sarana dan fasilitas pendukung Tol Cipali. Sesuai dengan standar keselamatan jalan, rambu, marka, petunjuk, dan guard rail yang diperlukan sudah lengkap terpasang.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Ruas jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Subang, Jawa Barat, Kamis (18/6/2015). Tol Cipali yang merupakan ruas jalan tol terpanjang di Indonesia yakni 116,75 kilometer tersebut mulai beroperasi, diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa hingga 60 persen.

Selain itu, untuk mendukung fungsi lampu penerangan jalan yang sudah terpasang di lokasi simpang susun, di sepanjang ruas Tol Cipali juga sudah dipasang patok pengarah (guide post) yang reflektornya akan bersinar jika terkena lampu kendaraan sehingga menambah keamanan berkendara pada malam hari.

Sedangkan fasilitas lainnya, sudah ada enam rest area atau tempat istirahat (TI) yang beroperasi, yaitu di Km 86A, Km 86B, Km 101, Km 102, Km 164, dan Km 166. Keenam TI ini menyediakan fungsi dasar, seperti toilet, mushala, tempat parkir, hingga beberapa gerai makanan. 

 

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Lokasi rest area di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (17/6/2015). Tol Cipali yang merupakan ruas jalan tol terpanjang di Indonesia yakni 116,75 kilometer tersebut mulai beroperasi, diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa hingga 60 persen.

Bahkan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pun telah dioperasikan di Km 102. Pekan depan, dua TI lagi akan dibuka sehingga lengkap menjadi delapan TI.

Hudaya mengingatkan, kendati kondisi jalan Tol Cipali yang mulus dan cenderung lurus, serta perambuan dan fasilitas sudah lengkap, tetap perlu diimbangi dengan perilaku mengemudi yang disiplin dan aman.

“Bagi para pengguna jalan Tol Cipali, mohon siapkan kondisi fisik dan kendaraan sebelum berkendara. Jika lelah atau mengantuk, manfaatkanlah TI yang telah tersedia. Jaga jarak aman dan memperhatikan batas kecepatan maksimal 100 km per jam seperti tertulis di rambu,” tandas Hudaya.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Lokasi rest area di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (17/6/2015). Tol Cipali yang merupakan ruas jalan tol terpanjang di Indonesia yakni 116,75 kilometer tersebut mulai beroperasi, diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa hingga 60 persen.

Jalan Tol Cipali sepanjang 116,75 kilometer merupakan jalan tol terpanjang di Indonesia dan bagian dari Tol Trans-Jawa. Jalan ini melintasi lima kabupaten di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Cirebon.

PT LMS sebagai pemegang konsesi jalan Tol Cipali selama 35 tahun merupakan badan usaha jalan tol yang sahamnya dimiliki oleh perusahaan investasi nasional, PT Baskhara Utama Sedaya sebesar 45 persen, dan PLUS Expressways International Berhad sebesar 55 persen yang merupakan perusahaan jalan tol terkemuka di Malaysia.

Berikut video perjalanan tim Kompas.com, menyusuri Tol Cipali:

Kompas Video Menjajal Tol Cipali

 

properti.kompas.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me