Tahun 2014, Laba Alam Sutera Naik 32%

Big Banner

PT Alam Sutera Realty Tbk., pengembang Alam Sutera, kemarin Selasa, 23 Juni  2015 menyelenggarakan  Rapat  Umum  Pemegang Saham  Tahunan (RUPST) dan  Rapat Umum Pemegang  Saham  Luar  Biasa  (RUPSLB). Rapat ini dilakukan dengan  agenda  utama  penetapan  susunan direksi dan dewan komisaris  yang baru, serta penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Sebagaimana disampaikan kepada Rumah123.com, perseroan berhasil membukukan  laba bersih atau  laba  komprehensif  sebesar  Rp.  1,18 triliun  atau meningkat  sebesar  32%  di  tahun 2014, dibandingkan tahun 2013  sebesar Rp. 889,5 miliar. Laba  bersih  perseroan  untuk tahun  buku  yang  berakhir  tanggal  31 Desember 2014 itu, akan digunakan untuk: dana cadangan  perseroan  sebesar  Rp. 2 miliar, pembagian  dividen  tunai  kepada  para pemegang  saham  sebesar  Rp. 137.5 miliar  dan  sisanya sebesar Rp. 1 triliunan akan  dibukukan  sebagai  laba ditahan perseroan.

Sementara itu, perubahan  komposisi  direksi dilakukan  dengan menunjuk Benny Redjo Setyono  sebagai  Wakil  Direktur Utama. Perubahan  susunan  dewan  komisaris  juga terjadi  dengan  berakhirnya masa  jabatan  Tri Ramadi sebagai Wakil Komisaris Utama. Komposisi  dewan komisaris  perseroan  menjadi sebagai berikut: Komisaris Utama: Harjanto Tirtohadiguno, Komisaris: Angeline Sutedja, The Nicholas dan Komisaris Independen: Prasasto Sudyatmiko.

Sedangkan, susunan direksi menjadi: Direktur Utama: Purbaja Pantja, Wakil Direktur Utama: Benny Redjo Setyono, Direktur: Joseph Sanusi Tjong, Lilia Setiprawarti Sukotjo, RM Frangky AD, dan Direktur Tidak Terafiliasi: Andrew Charles Walker.

Dalam rapat pemegang saham kali ini, perseroan  juga  mendapat persetujuan  para  pemegang  saham  untuk penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) paling banyak 10% dari  modal  disetor,  dalam  jangka  waktu  2 (dua)  tahun  sejak  disetujuinya  rencana penambahan modal. Namun, persetujuan  penambahan modal  tersebut  tidak  berarti  perseroan  akan langsung  melakukan  penambahan  modal tanpa  HMETD.  “Penambahan  modal  hanya akan dilakukan jika memang diperlukan”, jelas Direktur Utama, Purbaja Pantja. (Foto: Istimewa)

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me