Apartemen Green Pramuka City Lakukan Cara Unik Atasi Masalah Lahan Parkir

Big Banner

Keterbatasan lahan parkir kerap menjadi masalah bagi para pengembang untuk bisa menciptakan hunian yang nyaman dan aman. Lahan yang sempit yang tidak diimbangi oleh jumlah kendaraan, terkadang membuat penghuni bingung untuk memarkirkan kendaraannya, bahkan banyak kasus ditemukan para penhuni harus bersitegang satu sama lain karena berebut lahan parkir. 

Melihat masalah ini, pengembang dari apartemen Green Pramuka City, membuat peraturan yang unik, salah satunya dengan cara membuat kebijakan dengan menggilir jatah tempat parkir untuk penghuninya.      

“Penggiliran tersebut kami lakukan per lantai dari masing-masing tower. Contohnya, hari Senin untuk di lantai 1 dan 2, kemudian hari Selasa lantai 3 dan 4, begitu selanjutnya,” ujar Joko Sumariyanto Sales Manager PT Duta Paramindo Sejahtera, selaku pengembang apartemen Green Pramuka City. 

Lantas bagaimana jika ada penghuni yang tidak mendapatkan jatah parkir ? Menurut Joko, penghuni masih bisa memarkirkan kendaraannya jika di hari tersebut ia tidak mendapat jatah dengan menaruh mobilnya di tempat parkir khusus untuk tamu. 

“Tetapi memang untuk memarkirkan kendaraan di tempat umum biayanya lebih mahal,” ujar Joko kepada Rumahku.com.  

Diakui Joko, saat ini lahan parkir di apartemennya sangat terbatas rasionya mencapai 1:10 dan untuk satu tower pihaknya hanya menyediakan 100 lot parkir. Angka tersebut dinilainya masih sangat kurang untuk menampung jumlah kendaraan dari setiap penghuni.        

Apartemen Green Pramuka City di bangun di atas lahan 12,5 hektare. Nantinya akan dibangun 17 tower di area ini dan saat ini pihak pengembang baru menyelesaikan 4 tower dengan jumlah penghuni mencapai 3.000 kepala keluarga   

 

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me