Jakarta Bakal Dipenuhi 58 Gedung Kantor Baru hingga 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai pusat bisnis, dan pemerintahan, Jakarta terus tumbuh dengan gedung-gedung menjulang.Tahun 2017 hingga dua tahun ke depan, ibu kota Indonesia ini bakal kembali dijejali puluhan ...

  • propertidata
  • 2017.01.10
  • 1305

    view

  • Jakarta Bakal Dipenuhi 58 Gedung Kantor Baru hingga 2019

    JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai pusat bisnis, dan pemerintahan, Jakarta terus tumbuh dengan gedung-gedung menjulang.

    Tahun 2017 hingga dua tahun ke depan, ibu kota Indonesia ini bakal kembali dijejali puluhan gedung-gedung perkantoran dengan luasan mencapai jutaan meter persegi.

    Riset Colliers International Indonesia mencatat akhir 2016 saja ada 12 gedung perkantoran baru yang beroperasi, sekaligus menambah total luas perkantoran menjadi 574.386 meter persegi.

    Nanti, dalam kurun waktu dua tahun mendatang, sebanyak 58 gedung perkantoran baru akan menghiasi kaki langit Jakarta, atau seluas 2.629.708 meter persegi.

    "Rinciannya, 31 gedung perkantoran baru dibangun di kawasan Central Business District (CBD) Jakarta dan 27 gedung di kawasan non-CBD," tulis Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto.

    Hingga akhir 2017 ini, sebanyak 23 gedung perkantoran dengan rincian 12 di area CBD dan 11 di non-CBD diprediksi akan rampung dibangun.

    Dari 23 gedung perkantoran yang rampung dibangun tahun ini menyumbang suplai kumulatif seluas 1.009.348 meter persegi.

    Sementara pada 2018, Colliers memrediksi tambahan sebanyak 18 gedung perkantoran baru dengan rincian 10 di CBD dan 8 lainnya di area non-CBD.

    Jumlah tersebut menambah suplai perkantoran di Jakarta pada periode tersebut seluas 712.360 meter persegi.

    Sedangkan pada 2019, jumlah gedung perkantoran baru di Jakarta menurun menjadi hanya 17. Rinciannya sembilan gedung area CBD dan delapan sisanya mengambil lokasi di kawasan non-CBD.

    Ketujuh belas gedung tersebut secara total menyumbang tambahan luas perkantoran 908.000 meter persegi di Jakarta.

    Ada pun distribusi 31 gedung perkantoran di CBD Jakarta adalah sebanyak empat gedung di Gatot Subroto, Mega Kuningan dan Satrio, tiga gedung di Rasuna Said, 11 gedung di Sudirman, dan lima gedung di Thamrin.

    Salah satu gedung perkantoran penyumbang terbesar pada 2017 adalah Treasury Tower di dalam kompleks District 8, Sudirman dengan total luas mencapai 139.000 meter persegi.

    Sedangkan pada 2018, kontribusi terbesar gedung perkantoran datang dari Tower Two at The City Center yang juga berlokasi di Sudirman dengan luasan 101.260 meter persegi.

    Kemudian, Indonesia Satu North Tower menjadi gedung perkantoran dengan luasan terbesar yang rampung dibangun pada 2019 yakni 130.000 meter persegi.

    Sementara itu, dari 27 gedung perkantoran baru di luar CBD terbagi rata ke dalam lima lokasi termasuk TB Simatupang dan menyumbang suplai tambahan perkantoran seluas 612.584 meter persegi.

    Untuk distribusinya, sebanyak 10 gedung di Jakarta Barat, enam di Jakarta Utara, lima di TB Simatupang, empat di Jakarta Pusat, dan dua di Jakarta Selatan.

    Soho Pancoran di Jakarta Selatan keluar sebagai pemberi kontribusi terbesar dengan luasan 30.000 meter persegi pada 2017 ini.

    Sedangkan pada 2018, Ciputra Business District Kemayoran Tower 1 dan 2 menjadi penyumbang terbesar dengan masing-masing memiliki luas 40.000 meter persegi dan The Sima di TB Simatupang dengan luasan 60.000 meter persegi.

    Berikutnya, pada 2019 terdapat The Manhattan Square Tower 2 dengan luas 39.375 meter persegi di TB Simatupang yang menjadi kontributor terbesar terhadap suplai tambahan di area non CBD.

    properti.kompas.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci