Penetrasi Internet Dorong Kenaikan Pencarian Properti

Jakarta - Kemajuan teknologi ternyata memiliki peran penting dalam membentuk kultur baru dalam pasar real estate online di kawasan Asia.Laman portal properti global, Lamudi, merilis hasil survei pasar ...

  • propertidata
  • 2017.01.11
  • 1343

    view

  • Penetrasi Internet Dorong Kenaikan Pencarian Properti

    Jakarta - Kemajuan teknologi ternyata memiliki peran penting dalam membentuk kultur baru dalam pasar real estate online di kawasan Asia.

    Laman portal properti global, Lamudi, merilis hasil survei pasar real estate di sejumlah negara berkembang di Asia, untuk melihat bagaimana kemampuan internet dalam mengubah kondisi pasar properti.

    Penetrasi internet yang semakin tinggi di negara berkembang, membuat 50 persen dari pencari rumah di Pakistan telah menggunakan web real estate dan aplikasi untuk mencari properti.

    Tren serupa terlihat di Bangladesh, dan wilayah lain di Asia. Di Filipina, penetrasi internet berkembang 26 persen antara 2014 dan 2015, kini bahkan sudah lebih dari 45 persen.

    Peningkatan penggunaan internet ini menggiring pencari properti untuk semakin memanfaatkan internet dalam mencari hunian. Hasilnya, para profesional bidang real estate kini semakin melirik cara iklan digital.

    Berdasarkan laporan pasar di Filipina, 88 persen agen real estate kini telah menyadari semakin banyak masyarakat yang menggunakan internet untuk mencari rumah. Tren ini pun semakin berkembang di seluruh Asia, dan terjadi perubahan perilaku konsumen ketika mencari rumah.

    Media sosial juga menjadi satu hal yang penting. Di Sri Lanka, sebanyak 42,9 persen agen real estate lokal menilai peran media sosial sangat penting dalam proses pembelian rumah.

    Ketergantungan terhadap teknologi, tentunya meningkatkan traffic pengguna ke web dan aplikasi real estate yang memberi efek positif baik terhadap pencari properti ataupun agen properti.

    Iklan Online Berkembang

    Data dari tahun 2015 menunjukkan, 92 persen pembeli rumah menggunakan internet sebagai sumber informasi. Sebanyak 65 persen dari pembeli rumah di internet melihat atau mempertimbangkan rumah yang akan dibeli secara online. Selain itu, 44 persen pembeli rumah pertama menemukan rumah impian mereka di internet.

    Banyak dari pembeli rumah menggunakan media sosial untuk mencari dan menemukan properti idaman. Hal ini diperkirakan bakal semakin lumrah di tahun 2017. Tren ini akan berefek terhadap penggunaan sosial media untuk real estate, baik dari sisi pembeli atau penjual.

    Kalangan developer dan agen properti tentunya akan semakin menyadari dengan meningkatkan brand visibility mereka lewat media sosial juga dapat meningkatkan penjualan. Hal itu bisa terjadi karena semakin banyak orang menggunakan metode online untuk mencari properti sehingga iklan bisa dilihat oleh banyak orang, termasuk orang asing.

    Feriawan Hidayat/FER

    BeritaSatu.com

    beritasatu.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci