Ternyata Aturan Properti Asing di Indonesia Tiru Malaysia

Big Banner
JAKARTA – Pemerintah akan menerbitkan aturan kepemilikan asing untuk properti di Indonesia. Nantinya, hanya apartemen di atas Rp5 miliar yang dapat dimiliki oleh warga negara asing.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, alasan pertama hal ini diterapkan karena meniru negara Malaysia yang menjadi second home atau rumah kedua bagi wisatawan mancanegara yang mengunjungi Negeri Jiran tersebut.

“Tujuannya yang pertama adalah bagaimana Indonesia bisa niru Malaysia sebagai second home dari promosi Malaysia,” kata Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Sofyan menambahkan, terlebih lagi saat ini orang asing yang mengunjungi Malaysia sudah mempunyai apartemen. Sehingga, akan lebih cepat menarik wisatawan masuk ke Malaysia.

“Ya kemudian mahasiswa asing datang ke Malaysia, orang-orang asing punya apartemen di Malaysia, kalau berlibur orangnya datang ke sana untuk liburan, itu cara cepat untuk narik pariwisata,” sebutnya.

Alasan lainnya adalah untuk menggairahkan pasar properti dalam negeri. Tercatat, kuartal I-2015, penjualan properti turun sekira 40 persen. “Di samping tentu ciptakan pasar properti yang lebih baik. Tapi ini kan arahnya ke apartemen mewah,” paparnya.

Dirinya punya menilai dengan memperbolehkannya asing memiliki properti di Indonesia, tidak akan membuat harganya menjadi naik signifikan atau terjadi bubble.

“Enggak dong, bubble bukan karena pembeliannya, bukan masalah banyak pembelian dan spekulasi pembelian, tanpa asing juga bubble. Tapi bagaimana kebijakan moneter diatur, bubble itu dinaikan uang muka dan lain-lain,” tukasnya.

(mrt)

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me