Pengembang Apresiasi Dibukanya Keran Kepemilikan Asing

Big Banner

Jakarta – Kalangan pelaku sektor properti bereaksi positif atas langkah pemerintah yang melonggarkan kebijakan terkait aturan kepemilikan properti bagi warga asing di Indonesia dan porsi pembiayaan bank atau loan to value (LTV).

Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia (PLI) Marcellus Chandra mengatakan, peraturan ini diharapkan dapat kembali menyegarkan sektor properti yang sedang melemah sejak beberapa bulan terakhir.

“Kami sangat mendukung langkah pemerintah yang akan memperbolehkan warga negara asing untuk memiliki properti di Indonesia dengan nilai di atas Rp 5 miliar. Tentu ini merupakan peluang yang sangat baik bagi kami untuk semakin gencar menjaring konsumen-konsumen dari luar negeri. Selama ini, warga negara asing sangat menyukai produk-produk properti di Indonesia,” tutur Marcell.

PT PLI, kata dia, selama ini sudah memiliki produk properti yang nilainya di atas Rp 5 miliar, yaitu 42 unit vila di Bali yang dijual pada kisaran Rp 9 -16 miliar. Namun, lanjutnya, untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pembeli asing karena diberlakukannya peraturan baru ini, PLI juga akan membuat produk properti berupa apartemen dengan nilai di atas Rp 5 miliar. Pembangunan unit khusus yang nilainya di atas 5 miliar ini akan dibangun di Superblok Indigo @Bekasi dan Superblok K2 Park di Serpong.

“Saat ini, kami memasarkan produk properti di Jepang untuk memasarkan vila kami yang ada di Bali, yaitu Majestic Water Village. Mendengar adanya peraturan baru ini, tentu antusiasme konsumen di Jepang langsung meningkat,” tutur Marcell.

Sebagai pelaku usaha di sektor properti, lanjut Marcell, dirinya sangat mendukung kebijakan ini. Apalagi, BI juga sudah merilis pelonggaran porsi pembiayaan bank atau LTV bagi kredit kepemilikan rumah (KPR). Relaksasi ini diharapkan bisa menggerakkan pasar kredit properti yang sedang lesu.

“Diharapkan kedua peraturan baru ini kembali memberi angin segar bagi sektor properti,” tambah Marcell.

Investor Daily

Imam Mudzakir/FER

Investor Daily

beritasatu.com