Ini Rincian Bantuan Kepemilikan Rumah untuk PNS dari Bapetarum

Big Banner

Jakarta, mpi-update. Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan (Bapertarum) menyediakan  2 alternatif pendanaan untuk Pegawai negeri Sipil (PNS) yang diakses melalui bank tabungan Negara (BTN).

Alternatif pembiayaan bantuan pertama, Bapertarum menyalurkan Bantuan Tabungan Perumahan (BTP) sebesar Rp4 juta, serta Bantuan Uang Muka (BUM) untuk pembelian atau Biaya Membangun (BM) untuk renovasi rumah sebesar Rp 1,2 juta bagi Golongan I, Rp1,5 juta bagi Golongan II, dan Rp1,8 juta bagi Golongan III.

Alternatif pembiayaan bantuan kedua ialah BTP digantikan dengan Tambahan Bantuan Uang Muka (TBUM) atau Tambahan Biaya Membangun (TBM) sebesar Rp20 juta untuk rumah tapak, kecuali Papua dan Papua Barat sebesar Rp30 juta, serta rumah susun sebesar Rp30 juta.

Dana tersebut merupakan pinjaman yang harus dicicil selama 15 tahun dengan bunga sebesar 3,25% untuk Golongan I, dan II sebesar  6% dan Golongan III dan IV sebesar 7%.

“Jadi, konsumen PNS bisa memilih ingin menggunakan alternatif bantuan pembiayaan yang pertama atau kedua di Bank BTN,” jelas Heroe.

Direktur Utama Bapertarum-PNS Heroe Soelistiawan mengatakan jumlah PNS yang belum memiliki rumah ada sekitar 1,5 juta orang. Menurutnya, dalam 10 tahun defisit hunian tersebut harus terpenuhi.

“Bisa dalam 7 tahun ataupun 8 tahun. Kami menargetkan 10 tahun bisa teratasi 1,5 juta orang itu. Makanya kami memberikan sejumlah bantuan pembiayaan perumahan,” tuturnya di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), Selasa (30/6).

Sampai saat ini, alternatif bantuan pembiayaan Bapertarum hanya untuk PNS yang sudah bekerja minimal 5 tahun. Oleh karena itu, pihaknya bersama Kementerian PU-Pera mengajukan revisi Keputusan Presiden RI Nomor 14 Tahun 1993 tentang Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil agar syarat PNS yang mengajukan Taperum minimal sudah bekerja 5 tahun diubah menjadi 1 tahun.

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me