Pembatasan Kawasan Properti Dinilai Positif

Big Banner

Jakarta–Pengelola Rumah123.com, Ferdinand Lamak mengapresiasi langkah pemerintah membatasi kawasan properti dan industri menjadi 200 hektare. “Itu suatu terobosan yang bagus dan merupakan langkah positif untuk tata kelola pertanahan Indonesia,” kata di Jakarta, Selasa, 20 Agustus 2013.

Menurut dia, dengan adanya pengaturan itu pengembang tak akan seenaknya menaikan harga rumah. “Kalau seperti sekarang pengembang dibebaskan untuk menguasai lahan sekian hektare tanpa dibatasi dan tiap minggu atau bulan harga rumah terus naik,” ujarnya.

Terkait akan banyaknya calo tanah ketika adanya aturan tersebut, Ferdinand menuturkan, dari sekarang dan dahulu pun calo tanah tetap ada. “Tak perlu menunggu regulasi, sekarang pun calo tanah sudah banyak.”

Saat ini, Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah sedang membahasa Rancangan Undang-Undang Pertanahan. Dalam pasal 29, 31, dan 32 tentang pengaturan Hak Guna Bangunan, HGB dapat diberikan dengan luas paling banyak 200 hektare untuk kawasan properti dan kawasan industri.

Ferdinand mengatakan aturan tersebut diperlukan untuk mengurangi para spekulan dan penguasaan tanah oleh pihak tertentu. Mestinya, kata dia, industri properti mengapresiasi langkah maju pemerintah yang mau mengaotak-atik Undang-Undang Agraria yang selama ini tak tersentuh.

ERWAN HERMAWAN

properti.tempo.co

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me