Jual Lahan Kavling, Model Lain Bisnis Pengembang Besar (1)

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Maret 2017 menurunkan laporan tentang peluang untung di bisnis tanah kavling yang potensial. Disebutkan, pengembang menawarkan berbagai ukuran tanah kavling, mulai ...

  • propertidata
  • 2017.03.07
  • 1646

    view

  • Jual Lahan Kavling, Model Lain Bisnis Pengembang Besar (1)

    Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Maret 2017 menurunkan laporan tentang peluang untung di bisnis tanah kavling yang potensial. Disebutkan, pengembang menawarkan berbagai ukuran tanah kavling, mulai dari puluhan meter persegi sampai puluhan hektar.

    Peruntukannya untuk komersial dan residensial dengan harga bisa dinegosiasikan sesuai rencana pengembangan dan jaminaTak sedikit pengembang atau developer selain menjual rumah hunian juga menawarkan tanah kavling, baik untuk komersial maupun residensial. Hal itu dilakukan dengan berbagai alasan.

    Antara lain untuk mempercepat pengembangan dan menambah fasilitas, terutama dilakukan oleh pengembang perumahan skala kota (township) dengan menjual lahan kavling kepada para investor untuk kemudian dibangun berbagai macam jenis properti.

    Lalu untuk memberikan pilihan bagi konsumen, terutama bagi konsumen yang menginginkan bentuk rumah yang tidak biasa alias bukan seperti yang dibangun oleh pengembang. Konsumen tersebut kemudian membangun rumah yang sesuai dengan keinginannya di tanah kavling yang dibelinya.

    Selain itu juga memberikan kesempatan bagi konsumen yang belum memiliki cukupuang untuk membangun rumah dan untuk investor yang ingin menginvestasikan uangnya di properti tetapi tidak bisa membeli tanah plus bangunan di atasnya.

    PT Modernland Realty Tbk. berhasil menjual lahan di township Jakarta Garden City yang dikembangkan di kawasan Cakung, Jakarta Timur ke beberapa mitra. “Perseroan terbuka terhadap mitra terkemuka dengan track record yang baik untuk mencapai pasar konsumen yang lebih luas dan meningkatkan penetrasi pasar atas produk-produk yang dikembangkan,” ujar Freddy Chan, Chief Financial Offi cer PT Modernland Realty Tbk..

    PT AEON Mall Indonesia telah membeli 8,5 hektar lahan di Jakarta Garden City senilai US$45 juta. Kini, AEON Mall Jakarta Garden City yang memiliki luas bangunan 135.000 m2 pembangunannya sudah memasuki tahap fi nishing dan rencananya akan beroperasi September 2017. Selain itu, perusahaan berkode saham MDLN itu juga telah menjual lahan seluas 1,5 hektar ke Grup Mayapada. Di atas lahan tersebut akan dibangun Mayapada Hospital seluas 17.095 m2.

    Jakarta Garden City juga berhasil menjual lahan seluas 3,7 hektar kepada IKEA, sebuah perusahaan ritel skala internasional dari Swedia yang menjual peralatan rumah tangga. Rencananya IKEA akan mulai dibangun kuartal III-2017. Berdasarkan riset Mandiri Sekuritas yang terbit 13 Oktober 2016, transaksi penjualan lahan ke IKEA mencapai Rp297 miliar.

    Pada kwartal IV 2016, MDLN juga berhasil menjual lahan di kawasan Jakarta Garden City seluas 67 hektar senilai Rp3,4 triliun kepada perusahaan Joint Venture (JV) PT Astra Modern Land yang sahamnya dimiliki PT Astra Land Indonesia (perusahaan patungan 50:50 antara PT Astra International Tbk. dan Hongkong Land Group Limited) dan PT Mitra Sindo Makmur (anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk. yang mengembangkan Jakarta Garden City). “Proyek kerjasama ini bertujuan mempercepat terwujudnya Jakarta Garden City sebagai sebuah kota mandiri berskala township,” ujar Fredy.

    Saat ini di Jakarta Garden City, ujar Hyronimus Yohanes, GM Marketing & Sales Jakarta Garden City, masih memiliki satu tanah kavling komersial seluas 4.000 m2 yang dipasarkan seharga Rp25 juta/ m2. “Selain itu kami juga memasarkan kavling sudut residensial di setiap cluster di Jakarta Garden City berukuran mulai dari 250 m2, dengan lebar paling kecil 12 m, seharga sekitar Rp12-13 juta/ m2. Kavling tersebut harus dibangun maksimal 2 tahun. Jika tidak dibangun maka akan dibeli kembali oleh developer seharga saat pembelian,” ujar Hyronimus.

    Sementara PT Sentul City Tbk. pada triwulan III 2016 lalu mencatatkan penjualan block sales sebesar Rp132 miliar sehubungan kerjasama dengan PT PP Properti Tbk. untuk pengembangan proyek Apartemen Verdura di dalam kawasan superblok Centerra Sentul City, Bogor. Melalui bendera PT Sentul PP Properti, di atas lahan 10.000 m2, akan dibangun apartemen Verdura yang terdiri atas 3 tower yang akan merangkum sebanyak 1.836 unit apartemen.

    “Untuk semakin mempercepat pengembangan township Sentul City, kami membuka diri untuk bekerjasama dengan pihak lain. Banyak peluang yang bisa diraih investor di Sentul City,” ujar Andy K Natanael, Wakil Direktur Utama PT Sentul City Tbk..

    Saat ini harga lahan di kawasan perumahan Sentul City berkisar Rp7 juta hingga Rp13 juta per m2. Sementara untuk lahan komersial, menyentuh angka Rp15 juta hingga Rp20 juta per m2. “Karena harga lahan masih relatif lebih rendah, appresiasi harga properti di Sentul City akan lebih tinggi di tahun-tahun mendatang karena didukung dengan adanya akselerasi dalam pembangunan infrastruktur dan perkembangan fasilitas berkualitas tinggi lainnya,” kata Andy. Versi digital MPI dapat diakses melalui: https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia lebih praktis dan lebih ekonomis.

    mpi-update.com

    Kalau kamu suka artikel ini, ayo klik Suka!

    Menyajikan berita infotainment setiap hari

    Beritahu artikel ini pada teman
    • Tweet
    • Share

    Artikel pada kategori yang sama

    Artikel terkait

    Kata Kunci Terkait

    Cari artikel rangkuman dari kata kunci